Ilustrasi

Detak-Palembang.com PALEMBANG –
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi menghapus pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Merespon itu Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, berencana akan membuatnya ujian sendiri.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Pahlevi mengatakan, pihaknya tengah mengumpulkan guru-guru terbaik untuk membuat kisi-kisi soal.

“Nah setelah itu dibuat kita berikan kepada sekolah-sekolah di Sumsel sebagai standar soal ujian. Jadi berdasarkan panduan kisi-kisi itulah setiap sekolah membuat ujiannya sendiri-sendiri,”katanya Selasa,(9/2/2021)

Diakuinya berdasarkan intruksi pusat menghapus UN, jelas bukan menjadi patokan kelulusan. Dengan kebijakan mereka membuat kisi-kisi, hingga dilanjutkan membuka soal secara mandiri dilakukan oleh sekolah masing-masing sesuai dengan tujuan pemerintah menghapus UN tersebut.

“Artinya menentukan kelulusan itu sekarang bukan dari UN. Tetapi kedepannya penentuan kelulusan melalui sekolah masing-masing,”terangnya

Menurut menentukan kelulusan selama masa pandemi memang harus seperti itu. Lantaran keaktifan pelajar dalam mengikuti proses belajar selama darling itu lebih efektif menentukan kelulusan siswa bukan hanya melalui UN.

“Menentukan kelulusan siswa ya sekolah. Tentu ada syarat-syaratnya, siswa harus mengikuti pembelajaran daring atau luring yang selama pandemi covid-19 secara utuh dan keseluruhan. Hal itu tentunya sekolah masing-masing yang bisa menilainya,”pungkasnya

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang saat dimintai keterangan menjelaskan, pihaknya masih tengah melakukan rapat terkait kebijakan tersebut

“Kalau untuk di Palembang kita masih rapatkan dulu terkait hal itu bersama dinas pendidikan dan dewan guru,”ucapnya

Sementara itu Kemendikbud resmi menghapus UN tahun 2021. Karena dilakukan atas pertimbangan pandemi Covid-19 yang masih terus meresahkan. Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud No. 1 Tahun 2021 tertanggal 1 Februari 2021.

Surat edaran tersebut menegaskan UN dan ujian kesetaraan tidak akan menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Sebenernya, UN sudah ditiadakan sejak tahun 2020 karena pandemi Covid-19. UN akan diganti Asesmen Nasional (AN) pada tahun 2021.