Detak-Palembang.com – Palembang , Masyarakat Palembang memproduksi sampah rumah tangga organik maupun anorganik hingga ribuan ton sehari. Bahkan menurut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), sampah tersebut bisa mencapai 1.200 ton per hari. Dengan jumlah penduduknya diangka 1.681.734 Jiwa.

“Kami mencatat produksi sampah setiap hari mulai dari sampah plastik, makanan, hingga sampah medis,” ujar Kepala DLHK Palembang, Alex Fernandius, Senin (1/2/2021).

Hasil pendataan DLHK Palembang, jumlah produksi sampah harian secara dominan berasal dari sampah plastik. Namun angka pasti atau rincian perhitungan dari setiap sampah yang dihasilkan, pihaknya belum bisa memberikan informasi jelas.

“Kami belum hitung setiap rinciannya. Tapi untuk mengatasi kasus ini, DLHK Palembang berupaya melakukan dua metode yakni penanganan dan pengurangan,” kata dia.

Alex menyampaikan, pihaknya mengangkut sampah mulai dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) hingga ke Tempat Pembuatan Akhir (TPA). Sedangkan untuk pengurangan, DLHK Palembang melakukan metode 3R yakni Reuse, Reduce, dan Recycle.

“Dalam hal pengurangan sampah ini, kami lebih banyak melibatkan masyarakat Palembang,” timpalnya.

Alex mengaku produksi sampah di Palembang paling banyak di wilayah komersial yang didukung banyaknya jumlah penduduk, seperti di Kecamatan Ilir Barat 1 dan Ilir Timur 1, mengingat wilayah tersebut terdapat sejumlah pasar dan memengaruhi peningkatan produksi sampah.

Kendati produksi sampah terus naik, dirinya optimis bisa mengurangi kasus tersebut dengan menarget pengurangan 20 persen di tahun 2021. Sehingga pada 2025, pengurangan sampah capai 30 persen sesuai Kebijakan Strategi Nasional dan Daerah.

“Tiap tahun kami menargetkan produksi sampah terus berkurang agar bisa melebihi target tahun 2025,” tambah dia.

Dikutip dari : idntimesumsel