Detak-Palembang.com – Palembang , Pemerintah Kota Palembang terus membenahi Pulau Kemaro, yang disiapkan jadi destinasi wisata baru.

“Rencananya, akan kita bangun jembatan sehingga bisa diakses lewat darat,’ ujar Wali Kota Palembang H Harnojoyo, saat meninjau progres pembangunan Pulau itu, Senin (8/2/2021).

Selama ini, akses ke Pulau Kemaro hanyalah lewat transportasi sungai. Tentunya, dengan adanya jembatan penghubung, akses bisa lewat darat dan sungai.

“Untuk jalan aksesnya bisa dari lingkar Timur luar, Bandara dan Kebun Sayur, kurang lebih jaraknya 25 kilometer,” kata Harnojoyo.

Ia menjelaskan, untuk pembangunan, pihaknya masih mengundang para investor dan perusahaan, baik BUMN, BUMD, dan swasta, untuk membantu pendanaan Pulau Kemaro.

Pendanaan juga melalui APBD Kota Palembang. Hanya saja, akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah kota. Karena pendapatan asli daerah tahun lalu tidak mencapai target

“Kami masih terus mengajak investor, untuk berinvestasi di sini. Karena sayang sekali kalau tempat yang melegenda ini tidak dimanfaatkan. Sejauh ini, sudah ada pembicaraan dengan investor,” kata Harnojoyo.

Dengan luasnya yang mencapai kurang lebih 25 hektare, Harnojoyo menargetkan pengerjaan Pulau Kemaro akan selesai di tahun 2023. Bungalow yang saat ini ada 10 unit, juga bakal ditambah. Begitu juga fasilitas lainnya, akan dilengkapi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak, mengatakan, saat ini telah memasang batas-batas tertentu di kawasan tersebut untuk dilakukan pengerjaan pihaknya.

“Kita sudah memasang tanda-tanda dengan tanda bendera hijau di beberapa titik Pulau Kemaro,” kata Bastari.

Diakui Bastari, untuk membuka lahan seluas 25 ha yang dimiliki Pemkot Palembang ini tidaklah mudah. Pasalnya, sebagian tanah adalah rawa basah yang kerap tertutup air saat Sungai Musi pasang.

“Beberapa hari ini hujan dan air pasang memang menjadi kendala, namun kita tidak kendor. Kita optimis progresnya akan terus maju.,” kata Bastari.

Saat ini, ujar Bastari, pelataran yang letaknya persis di tengah saat akan menuju bungalow, sedang diperbaiki.

“Kita lakukan secara bertahap ke semua fasilitas pendukung. Harapannya, bisa menarik investor berinvestasi di pulau itu,” kata Bastari.