Detak-Palembang.com PALEMBANG – Melanggar rambu lalu lintas, terutama di persimpangan lampu merah sering dilakukan pengendara roda dua dan roda empat. Hal ini menjadi tingginya angka kecelakaan lalulintas (lakalantas). Untuk mengatisipasinya terjadinya pelanggaran tersebut, Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumsel merancang penggunaan perangkat khusus electronic Trafficc Law Enforcement (e-TLE), yang akan diuji coba pada bulan April 2021 mendatang.

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol CF Hotman Sirait mengatakan, sedang mengaplikasian sistem e-TLE dan memasang perangkat keras yang dipasang di beberapa ruas jalan di Kota Palembang.

“Kita berharap di bulan maret itu sudah bisa di uji coba, sehingga dari beberapa minggu lalu yang sudah kita rancang diskusi-diskusi, dengan beberapa pihak untuk pemasangan ini. Masih dalam tahap sosialisasi, sebelum betul-betul dilakukan penindakan,” ujar Kombes Pol CF Hotman Sirait, Jumat (26/2).

Untuk pengaplikasian e-TLE tersebut, akan ditunjang dengan pemasangan 9 unit kamera check point dan e-Police di beberapa persimpangan jalan di Kota Palembang.

Namun dia tidak bisa memberitahu dulu, agar nanti masyarakat bisa tertib di semua persimpangan, tanpa tahu ada atau tidak kamera diletakkan di mana.

Untuk saat ini, lanjut Dirlantas Polda Sumsel, e-TLE hanya di Kota Palembang dulu. Meskipun kemampuan server yang ada, bisa untuk ke kabupaten/kota lainnya, ditarik ke ruang Command Center atau Black Office di direktorat sendiri.

“Sekali lagi saya ingatkan, bahwa pelanggaran itu adalah awal dari terjadinya kecelakaan, jadi biasakan untuk tertib berlalulintas,” katanya.