Detak-Palembang.com – Palembang , Maraknya anak jalanan , pengemis dan gelandangan yang terlihat di ruang publik seperti lampu merah, taman, jalan raya, pinggiran mall yang semakin meresahkan dan mengganggu membuat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Satpol PP Prov Sumsel melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan solusi dan keputusan serta langkah yang di ambil untuk menanggulangi masalah tersebut. Kamis (04/02)

Rapat koordinasi kali ini melibatkan Satpol PP Kota Palembang, KPAD, POLDA Sumsel, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPPPA baik dari Provinsi Sumsel maupun Kota Palembang.

Menurut Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melalui H. Aris Saputra perlu diadakan upaya menghadapi maraknya pengemis, anak jalanan, gelandangan terlebih dalam masa Pandemi Covid-19 saat ini.

” Yang semakin marak adalah manusia silver dan manusia gerobak yang berada di lampu merah jalan protokol di Kota Palembang. Harus ada tindakan dan upaya bagaimana menertibkannya apalagi Kota Palembang selain menjadi ibukota Provinsi juga sebagai etalase bagi Provinsi Sumsel. Untuk itulah kita bersinergi antara Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang” jelas Aris.

“Jika mereka ada rumah atau keluarga maka akan diserahkan kepada keluarga melalui RT setempat, dan jika mereka tercatat sebagai keluarga tidak mampu maka akan dimasukkan dalam daftar keluarga tidak mampu melalui Dinas Sosial untuk diberikan bantuan sosial. Khusus untuk manusia silver dan badut jalanan, akan diarahkan melalui Dinas Pariwisata untuk di bina dan ditempatkan di tempat wisata atau tempat bermain anak-anak sesuai dengan jiwa seni yang mereka miliki” tutup Aris