Detak-Palembang.com – Palembang , Gubernur Sumsel H. Herman Deru hadiri pada Rapat Paripurna XXV DPRD Prov. Sumsel Tingkat II dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus terhadap 2 (dua) Raperda Inisiatif DPRD Prov. Sumsel. Senin (08/02)

Rapat ini digelar dalam rangka Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus I dan II DPRD Prov. Sumsel.

Raperda pertama yaitu tentang Dukungan Fasilitasi Penyelengaraan Pesantren dan Raperda kedua tentang Arsitektur Bangunan Gedung Ornamen Jati Diri Budaya di Sumatera Selatan.

Dalam kata sambutannya HD mengatakan, sebagaimana dimaklumi bersama bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan sangat dipengaruhi adanya kerja sama dan koordinasi antar penyelenggara pemerintah daerah.

Jelasnya, Ponpes telah eksis dalam penyelenggaraan pendidikan tingkat dasar dan menengah dengan menanamkan keimanan serta ketakwaan bagi seluruh santri sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

Terkait Raperda arsitektur bangunan gedung berciri khas Sumsel, HD menyampaikan hal tersebut sebagai salah satu upaya melestarikan keberagaman budaya ciri khas Sumsel.

“Untuk itu peran DPRD dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi pelayananya mutlak diperlukan guna mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua” ujarnya.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja sama yang terjalin dengan baik dalam pembahasan Raperda usul inisiatif DPRD,” tuturnya.

Raperda ini baru lahir di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Sumatera Selatan. Setelah disepakati, dilanjutkan dengan penandatanganan kedua Raperda tersbut antara Gubernur HD dengan Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH,.

Turut hadir Sekda Prov. Sumsel, H. Nasrun Umar, Para Wakil Ketua beserta Anggota DPRD Sumsel, FKPD Sumsel, Para Asisten Setda Prov. Sumsel, Para Staf Ahli Gubernur Sumsel, Para Ka. OPD Prov. Sumsel.