Kedua kaki pelaku terpaksa dilumpuhkan karena saat ditangkap mencoba melarikan diri

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Maraknya bandit jalanan di Kota Palembang membuat polisi geram. Lantaran mencoba kabur dari penangkapan pelaku jambret di dor dua lubang di kedua kakinya.

Hal itu dilakukan oleh Unit Pidana Umum (Pidum) dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polrestabes saat menangkap Sulaiman alias Iyan Owek (23) melakukan tindakan tegas terukur.

Bandit spesialis jambret yang kerap membawa senjata tajam ini saat beraksi di amankan tidak jauh dari kediamannya di Jalan Faqi Usman Kecamatan SU I, Kamis (18/2/2021) sekitar pukul 17.45 WIB.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kanit Pidum, AKP Robert Sihombing menuturkan, berkat informasi dari teman pelaku Saju.

“Awalnya kita tangkap rekan pelaku. Dari dia kita mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Kami tangkap kemarin disekitar rumahnya. Karena dia kabur terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur,”kata Robert di Mapolrestabes Palembang Jumat,(19/2/2021)

Dilanjutkannya, pelaku bersama temannya Saju melakukan aksi tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP, pada 27 September 2020 Februari 2021 sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Ki merogan, Kelurahan Kemang agung, Kecamatan Kertapati Palembang dengan korban Agus Rizky Awan (38).

Bermula ketika korban keluar dari rumahnya dengan membawa handphone lalu datang dari belakang dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor.

Kemudian salah seorang pelaku langsung mengambil secara paksa handphone milik korban yang ada di saku celana korban.

Setelah itu korban mencoba melawan pelaku, namun pelaku mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Karena takut korban mengurungkan niatnya dan pelaku melarikan diri.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian satu unit Ponsel merk Oppo A7 yang ditaksir senilai Rp 3,7 juta, atas kejadian tersebut korban melaporkannya kepolsekta Kertapati.

“Dari laporan korban dengan Dasar Laporan Polisi Nomor : LPB / 284 / IX /2020 / SUMSEL / RESTA / Sek KPT, tanggal 30 September 2020 dan juga berdasarkan keterangan korban bersama pelaku Saju, anggota kita telah berhasil mengungkap kasus ini,” ujar Robert lagi

Namun saat akan ditangkap pelaku mencoba kabur hingga diberikan tindakan tegas dan langsung dibawa rumah sakit (RS) BARI Palembang untuk dilakukan perawatan intensif.

“Setelah dilakukan perawatan anggota kita kemudian membawa pelaku yang menurut catatan kita pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama dan langsung di bawa ke Polrestabes untuk pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya.

Selain mengamankan pelaku anggotanya turut mengamankan barang bukti berupa satu buah case ponsel Oppo A7 dan satu buah sarung sajam warna coklat.

Sementara itu, pelaku Sulaiman mengakui perbuatannya. Dia juga mengakui bersama temannya yang terlebih dahulu tertangkap telah melakukan kejahatan.

“Uang hasi penjualan handphone kami jual dan uangnya kami bagi rata. Kalau saya uangnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,”jelasnya