Detak-Palembang.com PALEMBANG- Polda Sumsel berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dalam jumlah besar asal Aceh masuk ke wilayah hukumnya.

Pelaku ditangkap Taupik (47) asal Pali berstatus kurir tertangkap di Sekayu, Musi Banyuasin. Dia membawa 25 kemasan Teh Cina berisi 1 kilogram sabu-sabu. Dari 25 kemasan total sabu-sabu diamankan 25 kilogram.

“Polda Sumsel Kemarin berhasil mengungkap penjualan narkoba jenis sabu, dengan di pimpin Dirnarkoba dan Wadir melakukan upaya paksa terhadap seorang pria bernama Taupik yang diduga memiliki, menjual, mengedarkan narkoba jenis sabu,” kata Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan saat rilis kasus, Kamis (11/2/2021).

Dilanjutkan sabu-sabu dari Aceh itu akan dibawah kurir asal Pali ke Lubuklinggau.

“Akhirnya kita berhasil menggagalkan peredaran sabu-sabu itu masuk ke Sumsel,”tegasnya

Sementara itu berdasarkan keterangan tambahan dari Dirnarkoba Polda Sumsel, Kombes Heri Istu mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Dia mendapat desas-desus selama dua Minggu ada pengiriman sabu dalam jumlah besar dari Aceh masuk ke Sumsel

“Tersangka asal Pali ini mengaku, hendak mengirimkan sabu asal Aceh tersebut ke Lubuklinggau dengan upah Rp 15 Juta, tersangka juga tidak mau mengakui dari mana dan dari siapa sabu tersebut,” katanya.

Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terkait asal sabu kemungkinan dari jaring internasional. Namun dari penangkapan itu total 125 ribu jiwa orang berhasil di selamatkan karena gagalnya serbuk putih tersebar.

Penangkapan itu ternyata merupakan ungkap kasus narkoba tebesar Polda Sumsel selama tahun 2020 dan 2021.