Detak-Palembang.com – Palembang , Dinas Perhubungan Kota Palembang akan mengevaluasi titik kemacetan di Jembatan Musi VI. 

Sejak dibuka untuk umum, antusias warga Palembang berkunjung ke Jembatan ini terus meningkat. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Rizal, mengatakan, rua titik kemacetan terjadi di pada sisi Ulu dan Ilir Jembatan Musi VI. Hal ini terkait dengan akses pendekat jembatan yang terlalu sempit. 

“Dishub Kota bersama Dinas Perhubungan Provinsi melakukan kajian dan evaluasi. Nanti kita siapkan mekanisme rekayasa lalu lintas untuk mengurangi titik kemacetan,” ujar Agus, Kamis (14/1/2021). 

Ia menganaliasa beberapa sebab kemacetan. 

“Untuk di Seberang Ulu itu titik turun/pangkal jembatan juga ada pasar, sehingga dipastikan juga akan membuat kemacetan saat pagi hari,” katanya. 

Begitu pula di sisi Ilir Jembatan Musi VI, kata Agus, masih ada pengendara yang langsung berbelok mengarah ke Tangga Buntung secara langsung. Ini bisa membahayakan pengendara. 

“Nanti rambu-rambu dan mekanisme pengaturan lalu lintasnya juga akan diatur selama lima hari ini,” kata Agus. 

Ia melanjutkan, hasil evaluasi akan direkomendasikan ke Dinas PU PR Palembang. 

Agus menambahkan, rekomendasi pengaturan lalu lintas perlu dilakukan selain karena akses jalan yang sempit, juga untuk mengurai kemacetan di jam-jam rawan/padat aktifitas masyarakat. 

“Kasusnya ini sama seperti Musi IV yang jalurnya juga sempit. Nah, kami juga mengantisipasi saat malam hari karena saat itu banyak kendaraan yang berhenti untuk berfoto,” ujar Agus. 

Diakuinya, antusias masyarakat terhadap kehadiran Jembatan Musi VI sangat tinggi namun imbasnya terhadap penumpukan kendaraan yang berhenti di atas Jembatan

“Makanya, nanti akan ada petugas yang mobile untuk patroli dan mengingatkan pengendara di sana agar tidak berhenti terlalu lama.