Detak-Palembang.com PALEMBANG- Pada perayaan pergantian tahun Plaza Beteng Kuto Besak (BKB) dan Jakabaring atau Jakabaring Sport City (JSC) akan ditutup.

Lantaran dua lokasi itu dinilai berpotensi jadi tempat pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pada saat malam tahun baru nanti.

Hal itu berdasarkan analisis Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Polrestabes Palembang dan Kodim setelah menggelar rapat di aula Mapolrestabes Palembang Selasa,(29/12/2020)

“Ini adalah keputusan final dan ketetapan jelas dari hasil rapat kita. Ampera resmi kita buka dan Jakabaring kita tutup,”kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji Selasa,(29/12/2020)

Dijelaskannya Jakabaring dan BKB ditutup karena akan menimbulkan perkumpulan orang untuk merayakan pergantian tahun.

“Karena antisipasi kita sebenarnya pada malam tahun baru adalah berkumpul massa. Karena jelas itu melanggar prokes dan berpotensi penularan Covid-19,”jelasnya.

Disinggung alasan kenapa jembatan Ampera di buka. Kondisi pada malam pergantian tahun baru 2020 tahun lalu keramaian juga kerap terjadi di jembatan Ampera.

“Sebenernya kalau orang ramai berjalan di Ampera berlalu lintas tidak masalah. Kita tidak melarang orang berjalan berkendara saat malam tahun baru. Kami membubarkan dan melarang orang yang berkumpul,”tegasnya

Ditegaskannya lagi apabila masih ditemukan keramaian atau gerombolan perkumpulan akan ditindak. Hal itu karena disebut telah melanggar Undang – Undang Karantina Kesehatan, bahkan bis juga dikenakan pidana pasal 212, 214 dan 216 KUHP.

“Jangan salahkan kami, jika akan mengenakan UU Karantina Kesehatan dan KUHP, karena kami sudah memperingatkan lebih awal. Kami yang berwenang berhak mengambil tindakan demi menjaga kenyamanan dan kesehatan bersama masyarakat Kota Palembang,”pungkasnya