Detak-Palembang.com PALEMBANG – Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Tahun 2021 dibatalkan oleh FIFA. Nah bagaimana tanggapan PSSI Sumsel terpilih sebagai salah satu host di event tersebut.

Saat dikonfirmasi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Selatan (Sumsel) Ucok Hidayat mengatakan, pihaknya telah menghubungi sekjen PSSI Pusat yang telah membenarkan adanya pembatalan.

“Pembatalan piala dunia sudah kita dengar kabarnya. Namun renovasi tetap akan di lanjutkan sampai selesai,”katanya Jumat,(25/12/2020).

Menurutnya renovasi dua venue utama lapangan sepakbola Stadion Gelora Sriwijaya dan Stadion Bumi Sriwijaya telah rampung 85 persen. Hal itupun hanya sebatas finishing saja.

“Yang belum selesai itu lapangan latihan di venue Baseball, Panahan dan Atletik. Tetapi semua harus kita selesaikan. Rencananya selesai semua pada bulan Maret 2021,”tuturnya.

Diakuinya pembatalan dilakukan oleh FIFA terkait masih rawannya penyebaran Covid-19. Alhasil semua Federasi di dunia memberikan solusi untuk Piala Dunia U-20 edisi 2021 dibatalkan. Kemudian dilanjutkan lagi pada Piala Dunia U-20 edisi 2023.

“Nah penyelenggaraannya tidak berubah Indonesia tetap tuan rumah pada edisi 2021. Selanjutnya untuk Piala Dunia U-17 itu tetap di Negara Peru,”ucapnya.

Dengan adanya pembatalan itu, Palembang disebut akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 edisi 2023 jauh akan lebih maksimal lagi. Lantaran venue yang telah rampung bisa dimaksimalkan lagi.

“Kita merasa jadi jauh lebih siap apabila pada tahun 2023. Sekarang kita sudah siap, nanti akan diselenggarakan bisa kita tambah saja fasilitas lain. Misalnya di tribun Utara dan Selatan tidak ada atap bisa kita tambah atap nantinya. Intinya kita bisa lebih maksimalkan lagi,”pungkasnya