Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr Eko Indra Heri berjanji akan menindak tegas atau tembak mati bandar narkoba berani beraksi di daerah hukumnya.

“Kita pastikan bakal melakukan tindakan tegas bagi bandar berani menyebarkan dan menjual narkoba di wilayah Sumsel,”kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr Eko Indra Heri S MM, Rabu (23/12/2020).

Hal itu dibuktikan bahwa dari Januari hingga saat ini Polda Sumsel dan jajaran sudah melakukan pemberantasan terhadap Narkoba sebanyak 1.812 Laporan Polisi (LP) .

Dari laporan itu ada 2.318 pelaku yang di proses secara hukum dengan jumlah barang bukti sabu seberat 83 Kilogram (Kg), ekstasi 40.763 butir, sedangkan ganja 831 Kg.

“Dari sekian banyak pelaku yang berhasil kita amankan dua diantaranya diberikan tindakan tegas,”katanya

Alhasil dari barang bukti diamankan dari para pelaku di musnahkan Polda Sumsel. Barang bukti itu diamankan selama November dan Desember 2020 dengan barang bukti sabu 4,5 Kg dan ekstasi 5.727 butir dengan cara di blender.

“Dari pemusnahan barang bukti ini kita memastikan ada sekitar 38.100 jiwa anak bangsa yang terselamatkan dari jeratan barang haram ini,” jelas dia.

Ditegaskan terakhir Polda Sumsel tidak main-main dalam pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polda Sumsel. Apalagi narkoba ini tidak hanya berada di Kota-kota besar tapi juga menyentuh ke desa dengan menyasar orang dewasa hingga anak-anak.

“Ini tentu menjadi kerja keras dan PR kita bersama dalam memberantas peredaran Narkoba hingga ke desa-desa yang ada di Sumsel ini,”pungkasnya