Korban saat melapor ke kantor polisi

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Emas seberat 21 gram dengan harga sekitar harga 16 Juta melayang. Hal itu saat Siska Setia (22) menjadi korban jambret bermotor.

Berdasarkan laporan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. Dia di jambret saat berjalan kaki di trotoar Jalan Pangeran Ratu, 5 Ulu, Seberang Ulu 1 Palembang Senin,(14/12/2020)

“Saat itu saya berjalan kaki mau ke Gedung Pengadilan Agama di Jakabaring hari ini pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB. Tiba-tiba kalung saya ditarik di jambret pelaku bermotor,”katanya

Dia harus mengalami kerugian sebesar Rp 16 Juta, dari harga kalung emas seberat 21 gram yang hilang. Atas kerugian cukup besar itu membuatnya melaporkan ke sentra kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

“Saya akhirnya melaporkan ke polisi. Semoga saja kalung emas saya dan pelakunya tertangkap,”keluhnya.

Dijelaskannya lagi, dia ke kantor Agama Islam memiliki urusan pribadi yang tidak bisa diceritakan. Namun saat penjambretan dia hanya mengetahui jenis motor yang digunakan pelaku saja.

“Pelaku pakai motor Yamaha N-Max warna silver. Saya berteriak tapi kondisi pada saat itu masih sepi dan hanya petugas satpam yang mendengar. Dia ikut membantu mengejar tetapi karena pelaku menggunakan motor jadi tidak terkejar oleh kami,”keluhannya

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan korban.

“Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Satreskrim Polrestabes Palembang,” kata Irene.