Detak-Palembang.com PALEMBANG- Buronan kabur dari tahanan Polsek Sukarami pada tahun 2019 Asril (36) tewas. Lantaran saat ditangkap pelaku menembak polisi di bagian dada hingga harus dilakukan tindakan tegas terukur.

Dalam jumpa pers di Mapolrestabes Palembang Rabu,(23/12/2020), Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, mengatakan pelaku meninggal saat berada di RS Bhayangkara semalam.

“Kita tangkap dia semalam, pelaku melawan akhirnya terjadi baku tembak. Pelaku sempat mengenai alat pelindung petugas. Petugas terpaksa lakukan tindakan tegas terukur hingga pelaku tewas saat kita bawa ke rumah sakit,”kata Anom Rabu,(23/12/2020)

Kronologis penangkapan diceritakan Anom secara detail. Pelaku adalah buronan polisi karena kabur dari penjara pada tahun 2019. Keberadaan pelaku tercium polisi tengah bersembunyi di Kabupaten Ogan Ilir.

“Pada hari Selasa (22/12/2020) pukul 19.00 WIB, anggota mendapat petunjuk dari pacar tersangka bahwa tersangka sedang berada di Kabupaten Ogan Ilir,”kata Anom

Selanjutnya pada hari Rabu (23/12/2020) sekira pukul 02.00 WIB, personil Porestabes Palembang sampai di TKP di tempat persembunyian tersangka yaitu di kawasan Palem Raya, Kabupaten Ogan Ilir.

“Diduga terangka telah mengetahui keberadaan anggota kita sehingga tersangka tidak ada di rumahnya,” ujar Amon, Rabu (23/12/2020).

Kemudian anggota personil Polrestabes Palembang melakukan penyisiran di TKP, tiba-tiba tersangka muncul sambil mengacungkan senjata api rakitan kepada salah satu anggota.

“Lantaran melawan terangka terpaksa ditembak hingga mengenai dada sebelah kiri hingga tersangka meninggal dunia,” katanya.

Rekam jejak pelaku disebut Anom sebagai otak dari kaburnya tahanan di Polsek Sukarami. Pelaku menggergaji sel tahanan membuat empat tahanan lain bersama kabur pada tahun 2019. Kemudian tiga tahanan lainnya berhasil ditangkap pada tahun yang sama. Sementara itu pelaku ditangkap sebelumnya kasus narkoba.

“Berdasarkan informasi pelaku juga kerap melakukan tindak kekerasan dan melakukan Curas. Atas penangkapan ini tinggal satu orang lagi masih buron,”pungkasnya

Barang bukti diamankan yaitu satu bilah senjata api laras pendek, tiga amunisi aktif, satu selongsong amunisi, satu buah senjata tajam bergagang kayu.