Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto

Detak-Palembang.com PALEMBANG- Seorang bocah SD membuat gempar media sosial (Medsos) dengan puisi karya. Hal itu membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang memberikan hadiah berupa sepeda.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, sepeda baru akan dikirimkan pada hari Senin (7/12/2020) ke sekolah di SDN 204.

“Rencananya Senin kita akan datang ke sekolah memberikan sepeda,”katanya Sabtu,(5/12/2020)

Zulinto mengaku sangat tergugah dengan pemikiran dan sebuah karya puisi dibuat anak masih duduk di kelas 4 SD.

“Kita berikan sepeda sebagai wujud cinta kasih kepada Wahyu Hendrawan,”tuturnya.

Beberapa waktu lalu puisi berjudul “Sepedah, Ikan, dan Batubara” karya bocah SD di Palembang itu berisikan kritik dia terhadap Presiden Jokowi karena sungai di sekitar rumahnya tercemar akibat penambangan.

Penulis puisi viral tersebut adalah Wahyu Hendrawan, bocah yang bersekolah di SDN 204 Palembang.

Dalam puisinya, Wahyu menyinggung Presiden Jokowi soal sepeda yang kerap dia beri di acara tertentu dengan melibatkan anak sekolah.

“Aku tidak dapat sepeda dari Pak Jokowi karena tidak bisa menjawab nama-nama ikan. Dari kecil tak ku jumpai tilapnya lagi. Padahal kata bapak di Sungai Enim banyak ikan,” tulisan dalam puisi itu

“Aku mau sepeda. Tapi bapak tidak membelinya. Kebun karet bapak sudah jadi tambang,” lanjut puisi itu.

Puisi Wahyu ini adalah karya yang dia ikutkan dalam lomba karya tulis ekologi. Lomba itu bertemakan “Daya Rusak Tambang Batubara dan PLTU Bagi Kehidupan” di Sumatera Selatan tahun 2020.

Hal itu diketahui saat akun Twitter @okkymadasari, salah satu juri dari lomba tersebut mengunggahnya.