Detak-Palembang.com PALEMBANG – Nyaris meninggal dunia karena menjadi korban pengeroyokan Angga (29) melaporkan ke polisi.

Ditemani orang tuanya korban melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang Sabtu,(19/12/2020).

Sebelumnya ia harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH) Palembang.

Tragedi naas itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB di Jalan Radial Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Minggu (13/12/2020) lalu.

“Dari empat orang itu satu orang saya kenal IS. Dia kesal karena WhatsApp saya blok. Sebab ngajakin minum terus saya tidak mau,”katanya kepada polisi saat membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang Sabtu,(19/12/2020)

Singkat cerita dia bertemu IS dan terjadi cekcok mulut. Lalu ketiga teman IS memeganginya, pelaku kemudian membacoknya berkali-kali.

Korban mengalami luka robek di bagian leher belakang dan punggung belakang. Kemudian keempat pelaku kabur meninggalkan korban.

“Untungnya saya cepat dibawah ke rumah sakit oleh orang orang disana. Kalau tidak saya sudah meninggal, dibantu warga sekitar kemudian dibawa ke RSMH Palembang,”pungkasnya

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan korban pengeroyokan dan sudah diterima di SPKT.

“Laporan akan segera di tindaklanjuti, pelaku bisa dikenakan UU no 1 tahun 1946 tentang KUHP Pasal 170 KUHP,”ujarnya