Ilustrasi

Detak-Palembang.com PALEMBANG – AY bocah berumur 3 tahun bernasib malang menjadi korban pencabulan oleh pamannya sendiri. Dia pun sulit berjalan normal karena alat kelamin berdarah.

Ibu kandung korban DC (38) tidak terima menyeret perisitiwa itu ke kantor polisi. Karena suami tidak mendukung istri melaporkan adik kandungnya.

Akhirnya DC mengajak pamannya Ijon (56) untuk melaporkan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT).

“Pelaku itu adik suaminya bernama AM umurnya masih 19 tahun. Karena suaminya ingin melindungi adiknya maka saya yang menemani melapor,”kata Ijon usai melapor Selasa,(8/12/2020).

Ijon menyebut kejadian di rumah korban Jalan Sentosa Seberang Ulu II pada tanggal 30 November 2020 pukul 12.00 WIB. Sedangkan posisi rumah korban dan pelaku berdekatan.

“Pelaku datang ke rumah, dia melakukan perbuatan cabul. Kedua tangga ditusukkan ke alat kelamin korban sampai mengeluarkan darah. Sekarang saja keponakan saya jalannya ngengkak (mengangkang-Red) karena sulit berjalan normal,”tuturnya

Dibincangi DC mengaku saat kejadian dia mendapatkan anaknya menangis. Korban menyebutkan nama adik iparnya dan menceritakan semua perbuatan pelaku

“Saat saya tanya dia cerita, pas saya buka berdarah. Sudah saya ajak ke rumah sakit kemarin. Hari ini saya lapor ke polisi karena tidak terima perbuatan itu,”ujarnya

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan hari ini pihaknya menerima laporan kasus pencabulan anak dibawah umur dengan nomor LPB/2577/XII/2020. 

“Kita akan serahkan laporan ke unit PPA untuk segera di tindak lanjut,”tegasnya

Ibu rumah tangga Dwi Cahaya Putri (38) melaporkan adik iparnya melakukan pencabulan kepada anaknya AY masihbberumur 3 tahun berinisial AY.