Detak-Palembang.com – Pemerintah kota Palembang, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi awal bersama warga masyarakat yang yang tinggal di lokasi kawasan.

“Hari ini kita sosialisasi awal. Karena Kementerian PU telah menunjuk Konsultan untuk identifikasi bangunan yang akan terkena pembangunan Underpass itu,” kata Bastari usai kegiatan Sosialisasi yang diadakan di Kantor Camat Ilir Timur I, Sabtu, 21 November 2020.

Dijelaskannya, dalam sosialisasi tersebut, pihaknya memaparkan kepada warga terkait titik luasan yang akan terkena dampak dari pembangunan Underpass.

“Tadi warga yang diundang dari dua Kelurahan, yaitu Kelurahan Sungai Pangeran dan Kelurahan 20 Ilir D I hadir bersama Camat dan Lurahnya. Alhandulillah juga tadi semuanya mendukung untuk pelaksanaan Underpass Simpang Charitas ini,” jelasnya.

Masih dikatakannya, saat ini pihaknya juga sedang melakukan proses desain, desain, final, serta identifikasi warga yang terdampak untuk mendapati hasil yang akan dilaporkan kepada Kementerian PU itu sendiri.

“Hasilnya nanti akan kita laporkan ke Kementerian PU. Untuk kapan pelaksanaannya belum kita ketahui. Namun, targetnya 2021 lahan sudah Clear, sehingga ketika lahan Clear and Clean, baru nanti akan dibangun,” pungkasnya.