Detak-Palembang.com PALEMBANG- Peristiwa kecelakaan perairan terjadi tongkang Brawijaya tanpa muatan Tugboat (TB) Atlas tengelam di sungai.

Kecelakaan itu terjadi pada malam hari pukul 21.45 WIB Selasa,(24/12/2020). Hari ini Basarnas baru berhasil menemukan jasad Nahkoda Safarudin (58) TB Atlas yang tewas tengelam. Sementara tiga anak buah kapal (ABK) selamat.

Kepala Basarnas Sumsel Hery Marantika mengatakan, hari ini merupakan pencarian kedua terhadap korban bernama Saparudin (58).

Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dari Basarnas Sumsel, KSOP Palembang, Lanal Palembang, dan Pol airud Polda, Rabu (25/11/2020) .

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi terterungkup dan selanjutnya korban di evakuasi menggunakan perahu karet untuk dibawa ke rumah duka,” kata Hery.

Diketahui korban meninggal dunia bernama Saparudin (58) warga Dusun I, Desa Suak, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Kemudian ketiga awak lainya bernama Alex (36), Beni (35) dan Densi (48) ketiga nya beralamat sama dengan korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun
saat Tugboat (TB) Atlas menarik tongkang brawijaya dan sedang melintas di seputaran perairan Pusri.

Kemudian kapal tersebut berlayar dari Selat Ajaran menuju Pegayut. Tiba-tiba cuaca pada saat itu dalam keadaan hujan lebat dan angin kencang.

Lalu dari arah sebelah kiri kapal datang angin kencang dan menyebabkan kapal tersebut oleng ke kanan. Akhirnya mesin kapal kemasukan air dan sampai penuh terisi air sungai Musi.