Detak-Palembang.com – PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H Herman Deru menyambut audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel di Ruang Tamu Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (19/11/20).
Dalam audinesi ini, Ketua FKUB Sumsel, KH. Mal’an Abdullah didampingi sejumlah pengurus lainnya menyampaikan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) FKUB yang dilakukan pada 2-5 November 2020 lalu. 
H Herman Deru mengatakan, FKUB harus memaksimalkan peran untuk mendeteksi dini terjadinya konflik antar umat ragama antara di tengah masyarakat Sumsel.
“FKUB harus bisa mendeteksi ini secara dini sehingga tidak terjadi konflik beragama di Provinsi Sumsel,” ungkapnya saat menerima audiensi FKUB Sumsel.
Sementara itu, Ketua FKUB Sumsel, KH. Mal’an Abdullah mengaku, arahan Gubernur Sumsel, H Herman Deru tersebut sesuai dengan yang diharapkan FKUB secara nasional dan amanat Rakornas 2020.
Peran tersebut menjadikan FKUB di daerah seluruh Indonesia bisa melakukan deteksi dini konflik beragam di tengah masyarakat.
“Kalau bisa dideteksi lebih dini lebih bagus,” ujarnya.
Dari sisi anggaran lanjut Mal’an FKUB sangat perlu dukungan Gubernur Sumsel untuk memperkuat FKUB daerah yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumsel. Upaya ini, lanjut Mal’an, dilakukan dengan harapan kafasitas FKUB di Sumsel mampu mengemban fungsi dan tugas tersebut.*