Detak-Palembang.com PALEMBANG –  Masih belum adanya rekomendasi dari Walikota Palembang dan Dinas Kesehatan Kota Palembang tentang belajar tatap muka langsung, kegiatan belajar mengajar secara daring harus diperpanjang hingga Desember 2020 mendatang. 

“Jika melihat situasi sekarang Kota Palembang ini berstatus zona oranye sehingga kondiisnya masih rawan,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palembang, Ahmad Zulinto, Senin 2 November 2020.

Zulinto mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada pihak sekolah terkait diperpanjangnya pembelajaran jarak jauh.

Dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengadakan rapat kembali melakukan kajian terhadap sejumlah opsi lain seperti sistem belajar mengajar yang dapat dilakukan dua kali dalam seminggu.

“Kondisinya masih harus disesuaikan dengan kondisi yang ada. Kami sekarang belum berani mengambil risiko yang bisa membahayakan anak-anak tertular covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, jika nanti akan pembelajaran akan kembali diterapkan belajar tatap muka maka wali murid juga akan diminta persetujuan dengan surat pernyataan dengan segala risiko yang ada.

Zulinto menyebut bahwa dirinya banyak mendapatkan keluhan dari wali murid yang mulai mengeluh dengan pembelajaran jarak jauh.

“Ini juga sesuai aturan dari kebijakan Kementrian Pendidikan soal keputusan sekolah boleh dibuka asal dengan persetujuan wali murid,” katanya.