Wawako Palembang Fitrianti Agustinda berfoto bersama BPN Kota Palembang di ruang kerjanya

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kasus sengketa tanah kerap terjadi karena masih banyak warga yang belum memiliki surat atau sertifikat kepemilikan yang sah. Nah menyikapi hal itu Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyalurkan fasilitas pembuatan sertifikat tanah gratis.

Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, pihaknya mempunya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara gratis. Diharapkannya warga harus sigap memanfaatkannya.

“PTSL Prona harus dimanfaatkan warga agar tanahnya memiliki sertifikat sah. Ini segera akan kita salurkan agar bisa diserap masyarakat sesuai dengan anjuran pemerintah pusat juga,”katanya Selasa,(27/10)

Menurutnya program PTSL telah berlangsung sejak awal tahun 2020 pihaknya mendapatkan kuota untuk 7000 warga bisa mendapatkan fasilitas sertifikat gratis tersebut. Namun karena kondisi pandemi program itu sempat tertunda dan baru terserap ke warga beberapa persen saja.

“Makanya saya hari ini memanggil BPN Kota Palembang untuk menanyakan program PTSL itu lagi. Ternyata baru tersalurkan 2500 saja karena terhenti akibat pandemi. Ini makanya akan kita kembali teruskan lagi,”ucapnya

Dilanjutkannya program PTSL adalah usulan langsung Presiden RI Joko Widodo karena dia meminta semua tanah di Indonesia bersertifikat. Target pemerintahan pusat harus terealisasi keseluruhan di tahun 2024.

“Ini sesuai program Pak Jokowi tidak hanya tanah milik warga. Namun aset Pemerintah Kota Palembang juga harus memiliki sertifikat tanah sah,”ujarnya

Dia sendiri juga tengah mendata aset Pemkot yang mana saja yang belum memiliki sertifikat. Lalu akan segera di urus oleh BPN Kota Palembang melalui program PTSL tersebut.