Detak-Palembang.com PALEMBANG- Aparat kepolisian Polrestabes Palembang berhasil menangkap dua pelaku pengeroyokan sopir taksi online di Mapolrestabes.

Kedua pelaku berinisial AS dan R pengeroyokan sopir taksi online. Dua pelaku diamankan memiliki peran R melempar batu ke mobil korban. Sedangkan AS ikut memukul menggunakan besi. Sedangkan pelaku utama berinisial A masih dalam pengejaran alias DPO

“Pelakunya sudah kita kantongi semua indentitas ada enam orang. Dua orang ini dari keenam pelaku itu memiliki peran masing-masing. Tapi kita juga tadi sudah tangkap dua orang lagi namun masih kita mintai keterangan,”katanya Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji saat menggelar jumpa pers Kamis,(22/10/20202).

Anom membenarkan kasus pengeroyokan terjadi karena adanya motif asmara. Karena penumpang sopir online saksi Ardisa Astri Utami (20) komplik dengan mantan suami sirih hingga kasus pengeroyokan itu terjadi.

“Pelaku utama berinisial A itu yang kita sekarang masih kita kejar,”tegasnya

Menurutnya permasalahan bermula saat saksi tidak mau diajak rujuk oleh pelaku A. Lalu bmenyusun rencana untuk menyuru temannya mengajak saksi untuk pergi ke Cafe namun terlebih dahulu menjemput teman wanita pelaku di TKP.

Tapi pelaku A sudah di berada tempat pertemuan saksi dengan teman yang direncanakan untuk pergi ke cafe tersebut. Akhirnya perisitiwa terjadi 
sang sopir online dan saksi panik langsung melarikan diri ke Polrestabes Palembang.

“Mereka hanya orang enam jadi sudah menyusun rencana dan menjegal mobil korban. Kita mengamankan barang bukti batu dan besi untuk memukul korban. Kedua pelaku kita jerat pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan ancaman 7 tahun penjara,”pungkasnya

Dibincangi pelaku R berdalih tidak tau karena melihat temannya memukuli korban dia kemudian mendekat. Dia akhirnya ikut karena membela teman.

“Saya tidak tau masalahnya lihat kejadian itu langsung mendekat. Saya kira sopir itu mengganggu mantan istri teman saya,”kilahnya

Selanjutnya dia juga ikut mengejar saksi bersama sopir taksi online yang kabur hingga ke Mapolrestabes Palembang.
“Lantaran korban berlari bersama saksi pelaku mengejar sampai ke Polrestabes,”ujarnya

Pelaku AS mengatakan, dia tidak ikut mengejar sampai ke Polrestabes Palembang. Melainkan hanya melempari batu mobil sopir online saat awal penjegalan di kawasan Plaju.