Detak-Palembang.com PALEMBANG- BEM se Sumatera Selatan (BEM-SS) menggelar aksi RUU Cipta Kerja di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang Senin,(19/1/2020)

Aksi yang berjalan aman dan kondusif sedikit menimbulkan kekecewaan. Pasalnya massa aksi yang memulai datang pukul 14.00 WIB berharap bertemu Walikota,Wawako ataupun Sekda sampai pukul 17.00 WIB tidak kunjung berjumpa.

Berdasarkan informasi Walikota Palembang Harnojoyo berada di Jakarta, Wawako melakukan kunjungan rutin kerja kedinasan di luar kantor dan Sekda berada di Tanggerang Selatan.

“Padahal Wawako ada di Palembang kita mau bertemu Ibu Finda saja. Tetapi tadi dibilang semuanya tetap tidak bisa karena lagi dinas luar. Makanya kami nyatakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah Kota Palembang,”kata Koordinator Aksi (Korak) BEM SS Jabar Kala Lanang Senin,(19/10/2020).

Dikatakannya mereka menggelar aksi damai hanya ingin meminta Walikota atau Wakilnya mendukung gerakan mahasiswa se Sumsel. Namun sepertinya Pemkot disebutkannya enggan menemui mereka.

“Kami disini seperti tidak mendapatkan etika baik dari Pemerintah Kota Palembang. Tapi kami tetap memegang janji apabila jam 5 ini tidak ada yang memenuhi kita akan mundur. Ternyata sudah lewat makanya kami nyatakan mosi tak percaya,”ujarnya

Sebelum membubarkan Korak BEM SS terlebih dahulu membacakan dua tuntutannya. Pertama mereka meminta Pemkot mendukung aksi mahasiswa tolak RUU Cipta Kerja dengan tanda memberikan tanda tangan. Kedua mereka meminta Walikota menurunkan Perpu agar Presiden tidak mengesahkan RUU Cipta Kerja dengan cara melayangkan ke pada Jokowi.

“Tapi hari ini kami mahasiswa se Sumsel menyatakan mosi tak percaya kepada Pemerintah Kota Palembang,”tutupnya

Sementara itu Staf Ahli Bidang Keuangan Pendapatan Daerah Hukum dan Ham Altur Febriansyah mengatakan, Walikota tidak berada di Palembang. Sedangkan Wawako lagi menjalani tugas kedinasan diluar kantor.

“Tentunya aksi hari ini tetap akan saya sampaikan kepada pimpinan,”ucapnya.