Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang mencatat dua bulan terakhir terjadi peningkatan pengungkapan kasus tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor).

Kassubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene mengatakan, selama kurun waktu dua bulan dari Agustus hingga September terjadi peningkatan pengungkapan kasus di Palembang.

“Untuk menekan angka kejahatan di Palembang, kita mencatat baik di Polrestabes maupun di Polsek-polsek terjadi peningkatan pengungkapan kasus guna menimalisir tindak kejahatan jalanan di Palembang,” ujarnya.

AKP Irene menjelaskan bahwa Polrestabes dan Polsek jajaran mampu mengungkap kasus sebanyak 49 kasus Curat, 60 kasus Curas dan 6 kasus curanmor selama Agustus dan terjadi peningkatan di September untuk ungkap kasus Curat sebanyak 60 kasus dan 10 kasus Curat.

“Dari hasil pendataan yang kita terima hanya Curanmor yang tindak kejahatan terus meningkat selama dua bulan tersebut dimana Agustus 2020 ada 23 laporan polisi dan yang berhasil di ungka sebanyak enam kasus saja,” katanya.

Sedangkan untuk September 2020 ada 28 laporan polisi dan berhasil di ungkap tujuh kasus saja. “Dengan kondisi seperti kita melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap kasus ini,” ungkapnya.

Dengan melakukan patroli rutin di daerah rawan. “Kita himbau kepada masyarakat untuk menghindari daerah rawan untuk mencegah terjadinya tindak pidana kejahatan, sedangkan untuk kendaraan sendiri bila tidak digunakan agar di masukan ke dalam rumah dan bila berpergian harap di parkirkan di tempat yang ramai serta ditembahkan kunci pengaman,”pungkasnya