Detak-Palembang.com PALEMBANG- Sebanyak 5000 pegawai Non PNSD di lingkungan pemerintah kota (Pemkot) Palembang bakal di daftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini terungkap saat BPJS Ketenagakerjaan melakukan kerjasama dengan Pemkot Palembang, di Ruang Parameswara Setda kota Palembang, Senin (26/10).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, pelaksanaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sudah ada dasar hukum, dari pusat, SE gubernur dan Perwali maka dari pemkot Palembang untuk pelaksanaanya akan dianggarkan tahun depan.

“Anggarannya dari APBD senilai kurang lebih Rp1,8 Miliar sampai Rp2 Miliar bagi sekitar 5000 Non PNSD yang ada dilingkup pemkot Palembang,” ungkapnya.

Dewa menjelaskan, dengan mengikuti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, maka akan banyak manfaat yang akan didapat Non PNSD kota Palembang yang sudah menjadi peserta.

“Manfaat berupa jaminan terhadap resiko kerja, dampak sosial ekonomi jika terjadi kecelakaan kerja, dan lainnya. Dari rumah ketempat kerja sudah mendapatkan beberapa santunan, saya kira ini hal yang positif,” jelasnya.

Apalagi, lanjutnya. Sampai dengan saat ini baru ada beberapa OPD yang Non PNSD nya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, seperti Disnaker, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penangulangan Bencana, dan Sat Pol PP.

“Nanti kita minta data base nya ke masing – masing OPD dan kita inventaris lagi mana yang belum, dan akan kita suport dengan anggaran APBD, karena ini untuk semua Non PNSD,” ujarnya.

Sedangkan untuk diluar Non PNSD, seperti Pekerja Harian Lepas (PHL), termasuk guru honorer diluar Non PNSD, maka ini akan perjelas dulu regulasinya untuk dasar hukumnya. “Ini kaitannya dengan penganggaran agar kita salah,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang, Zain Setyadi menuturkan, saat ini baru ada beberapa OPTD yang mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Dengan dua program BPJS Ketenagakerjaan yang diprioritaskan.

“Kita ada empat program, namun kita prioritaskan dua program dulu, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” tuturnya.

Dikatakannya, pihaknya juga melihat anggaran Pemkot Palembang, apabila masih ada akan diikutkan lagi ke dua program lainnya, yakni Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

“Kita lihat anggarannya, apabila masih ada akan kita daftarkan ke Jaminan Pensiun karena itu sebagai tabungan mereka,”pungkasnya