Dua pelaku spesialis curanmor di Kota Palembang telah ditangkap

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Di masa sulit pandemi aksi curanmor di Kota Palembang kian marak. Namun hal itu tidak perlu dikhawatirkan dua bandit telah berhasil diringkus polisi setelah melancarkan lima kali aksinya di lokasi berbeda.

Aksi sigap Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang pimpinan Kanit Ranmor, Iptu Novel Siswandi segera menjawab keresahan warga dengan menangkap pelaku.

Dua pelaku adalah spesialis curanmor ini bernama Farcus Muhammad Isa alias Isa (31) dan Feriansyah (31) diciduk dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di rumah keduanya hari ini.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Resrim, AKBP Nuryono dan Kanit Ranmor, Iptu Novel Siswandi Kurniawan mengatakan, pihaknya telah menjawab keresahannya masyarakat. Tersangka ditangkap anggotanya adalah pelaku yang beraksi sesuai laporan korban ke SPKT Polrestabes Palembang.

“Tertangkapnya kedua pelaku ini berawal dari pengembangan terkait lima laporan polisi dengan perkara curanmor. Dari hasil laporan itulah anggota kita mengamankan kedua pelaku di rumahnya masing-masing,”ujarnya

Kedua pelaku ini merupakan resedivis curanmor yang meresahkan masyarakat Palembang. Dilanjutkannya selain mengamankan pelaku, anggota kita juga turut mengamankan tiga kendaraan bermotor antara lain satu unit sepeda motor Honda Sonic nopol BG 2157 ACS, satu unit sepeda motor Honda BeAT nopol BG 4583 GS dan satu unit sepeda motor Honda BeAT dengan nopol BG 4860 AOK.

“Saya juga imbauan agar masyarakat tidak menimbulkan niat pencuri. Maksudnya memberikan kunci pengaman kepada kendaraan anda,”tegasnya

Sementara itu Kasat Resrim, AKBP Nuryono dan Kanit Ranmor, Iptu Novel Siswandi Kurniawan menuturkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih dalam. Tidak hanya pelaku dia akan menyelidik sindikat lainya yakni penadahan dari aksi yang dilakukan kedua pelaku tersebut.

“Kita akan kembangkan kasus sampai apakah ada sindikat penadahan,”kata Kasat Resrim, AKBP Nuryono.

Ditambahkan Kanit Ranmor, Iptu Novel Siswandi mengataka kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara tujuh tahun penjara untuk kedua pelaku tersebut.

Sementara itu, pelaku Isa mengakui perbuatannya bersama Feriansyah dan satu temannya yang masih dalam pengejaran pihak berwajib.

“Kami sudah lima kali melakukan aksi itu dan secara bergantian melakukan akai curanmor sebagai eksekutor,” bebernya. Untuk hasil penjualannya sendiri dibagi rata dimana untuk motor bebek dan metik dijual Rp 3 juta dan motor sport Rp 5 juta.