Wali Kota Palembang Harnojoyo

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Aktifitas warga Palembang di tengah pandemi berjalan sangat normal tanpa menerapkan protokol kesehatan. Terkesan membandel pemerintah kota (Pemkot) kembali menerapkan Peraturan Walikota (Perwali) dengan mengaktifkan lagi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan (PDPK).

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihaknya memantau aktifitas warga Palembang yang kini mulai tidak disiplin dan membandel tersebut. Hal itulah membuatnya sebagai kepala daerah harus memberikan tindakan tegas.

“Justru itu kita akan terapkan lagi penegakan protokol kesehatan. Kita sudah tanda tangan perwali dan mengaktifkannya lagi,”kata Harnojoyo di rumah dinas Jalan Tasik Rabu, (9/9/2020).

Dijelaskannya Perwali nomor 27 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan menuju masyarakat produktif dan aman adalah produk yang sudah ada sejak lama di buat pihaknya di awal penerapan PSBB. Namun keberlakuan Perwali hanya kurun waktu enam bulan, hari ini pihaknya kembali mengaktifkan perwali untuk diterapkan lagi.

“Kita sosialisasi lagi dulu mulai besok hari Rabu sampai Rabu lagi selama seminggu. Selanjut baru kita terapkan batal waktu selama enam bulan. Kalau sudah selesai kita kembali kaji dan terapkan lagi tergantung situasinya,”ucapnya

Terkait status Kota Palembang dahulu sempat turun naik dari zona oranye ke zona merah. Namun kini kembali ke zona oranye lagi pihaknya tidak mau kecolongan lagi Palembang harus segera masuk ke zona hijau dan berlevel Kota berstatus news normal.

“Sanksi kita terapkan ada denda tim gugus tugas akan kita tempatkan lagi bertugas. Pola nya hampir sama seperti PSBB untuk pedagang dan usaha-usaha. Namun kita bukan PSBB tapi menerapkan penegakan protokol kesehatan,”pungkasnya