Foto : IST_ anak sungai Musi di Palembang tempo dulu tahun 1919

Detak-Palembang.com PALEMBANG- Keunikan Kota Palembang ada karena banyaknya anak sungai terhubung ke sungai Musi. Hal itulah membuat Kota dengan Icon Jembatan Ampera, dulu dijuluki Kota Venesia dari timur.

Julukan ini disematkan oleh dunia barat, karena sungai musi yang mengalir mengelilingi Kota. Pemadangan yang sama seperti Kota Venisia di Italia. Namun kondisi itu kurun waktu mulai memudar karena anak sungai Musi sekarang hanya berjumlah 95 dan bangunan ditepi sungai kurang terawat, berbeda dengan Venesia yang tertata rapi dan menjadi objek wisata.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, di zaman Belanda terdata ada 371 anak sungai Musi terdapat di Kota Palembang. Hal itulah publik dunia menyematkan julukan Palembang sebagai Kota Venisia di Italia. Dengan latar belakang tersebut Harnojoyo ingin mengembalikan kembali anak anak sungai yang telah hilang dengan cara restorasi serta akan ditata secara apik untuk menjadi daya tarik pariwisata.

“Anak sungai kita sekarang berjumlah 95 dari 371 dulu anak sungai yang ada di Palembang era Belanda. Makanya kami berencana akan restorasi kembali fungsi seperti semula. Sekarang terbaru kita sudah berhasil restorasi 9 anak sungai,”kata Harnojoyo saat dibincangi di rumah Dinas Jalan Tasik Kamis,(10/9/2020).

Dijelaskannya Pemkot telah menganggarkan dana sebesar Rp 399 Miliar di tahun ini baik restorasi dan penataan. Kendati kedepan anggaran bersifat multiyears harus terus dilakukan agar mengembalikan Palembang dikulik Kota Valencia dari timur terwujud.

“Kita berharap semua terwujud dan Palembang sebagai Kota Valencia dari timur kembali dikenal dunia,”ucapnya

Pihaknya telah melakukan restorasi dan penataan satu anak sungai proyeksikan sebagai destinasi wisata di Kota Palembang bernama Sekanak Lambidaro. Disebut Harnojoyo untuk membuat destinasi seperti itu mereka baru memfokuskan satu anak sungai dulu. Sedangkan yang lain masih melakukan restorasi.

“Hilang anak sungai akibat faktor masyarakat membuang sampah, adanya bangunan liar dan sebagainnya. Kita harap apa yang kita harapan ini terwujud,”pungkasnya.