Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa

Detak-Palembang.com PALEMBANG- Berstatus zona oranye Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berupaya agar zona bergeser tidak kembali ke zona merah. Hal itu dengan segera menerapkan Peraturan Walikota (Perwali) dengan mengaktifkan kembali Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan (PDPK).

Nah kapan eksekusi Perwali akan diterapkan ke masyarakat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa menjelaskan, pihaknya masih harus melakukan sosialisasi Perwali kepada perwakilan elemen masyarakat.

“Besok hari Rabu penerapan besok kita lakukan. Karena besok itu masih sosialis. Rencananya besok akan kita kumpulkan dulu toko masyarakat, toko agama dan organisasi kelembagaan lain. Setelah itu baru kita bisa bahas eksekusinya,”katanya Selasa,(15/9/2020)

Dijelaskannya sebenarnya pihaknya melakukan sosialisasi satu minggu dari sejak penandatanganan Perwali nomor 27 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan menuju masyarakat produktif dan aman pada tanggal 9 September. Dari hal itu seharusnya eksekusi akan dilakukan hari Kamis 15 September 2020.

“Satu minggu Rabu besok kita rapat. Nah eksekusi seharusnya kalau tidak hari Kamis itu hari Jumat. Tapi nanti kita lihat hasilnya setelah sosialisasi besok,”tuturnya

Nah disinggung apabila penerapan PDPK dilakukan apakah akan ada larangan seperti PSBB. Ratu Dewa menjawab PDPK tidak ada larangan hanya akan ada pembatasan saja.

“Mau menikah, usaha ataupun apa saja tidak kita larang. Hanya pembatasan saja, misalnya menikah di datangi 100 orang kita batasikan jadi 50 orang itu contoh saja. Apabila tidak diindahkan tentunya kita terapkan sanksi,”pungkasnya