Detak-Palembang.com PALEMBANG – Aparat kepolisian Polrestabes Palembang konsisten dalam memberantas aksi pencurian bermotor. Alhasil dua bandit curanmor telah bersaksi delapan kali diciduk polisi.

Diketahui kedua pelaku bernama Novisal Prianto (26) warga Jalan Seduduk Putih I, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, dan Predi (30) warga Jalan Irigasi Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Sukarami Palembang.

Aksi terahir keduanya dilakukan di Jalan AKBP H. Umar, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, tepatnya di Masjid Al-Islami Km 5 Palembang, Selasa (25/8/2020) pukul 15.00 WIB.

Dalam gelaran tangkapan Kamis,(10/9/2020) Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, pada saat kejadian korban ingin salat subuh dan parkir di lokasi dalam keadaan terkunci stang.

Lalu korban pergi ke Pasar Km 5 untuk berjualan.Setelah pulang berjualan korban kaget melihat motor di parkirkan hilang. Alhasil korban Hasbiadi (52), warga Jalan AKBP H Umur, Kecamatan Kemuning, kehilangan satu unit sepeda motor merk honda kharisma BG 3478 AJ tahun 2004 warna hitam.

“Mendapatkan laporan korban anggota kita langsung melakukan penyidikan dan penyelidikan hingga berhasil mengamankan kedua pelaku di kawasan rumahnya masing-masing,” ujar Anom Kamis (10/9/2020).

Pada saat ditangkap kedua pelaku mencoba melakukan perlawanan sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur terhadap keduanya.

“Kedua pelaku saat ini diamankan di Polrestabes Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut,”pungkasnya.

Saat diminta keterangan salah satu pelaku Novisal mengatakan dalam melakukan aksinya ia bersama rekannya.

“Kami bergantian yang mengeksekusi terkadang saya yang mengambil motor dan Predi yang berjaga-jaga begitu juga sebalikanya,” katanya.

Diucapkan lagi hasil curian motor tersebut ada yang dijual dalam keadaan terpisah seperti dipreteli dan ada yang di pakai sendiri.

“Uangnya kami bagi rata, kalau saya uangnya saya gunakan untuk makan dan bayar kontrakan. Saya benar-benar menyesal,”ucapnya