Kasat Reskrim Polrestabes, Palembang Nuryono, saat mengelar perkara 4 tersangka pelaku jambret yang meresahkan warga Palembang, Sabtu (4/7)

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Aparat kepolisian Unit Pidana Umum (Pidum) Polrestabes Palembang menangkap empat pelaku jambret yang kerap meresahkan masyarakat Kota Palembang.

Pelaku yakni, VJ (19) warga Jalan Seroja Kelurahan 20 Ilir D.III Kecamatab IT I dan rekannya Ap (19) warga jalan Puding Gg Delima Kelurahan 20 Ilir D.III Kecamatan IT I, Palembang. Penangkapan dipimpin Kanit Pidum AKP Robert Siombing, menciduk pelaku saat didapat lagi nongkrong di Jalan Kapten Anwar Sastro, Kecamatan IT I, Palembang, Kamis (2/7), sekitar pukul 23.00 WIB

Penangkapan berawal dari laporan korban Annisa (21) warga Jalan Dwikora Loroang Karya Keluragan Sei Pangeran, Palembang.

Saat itu terjadi pada Jumat (29/6), sekitar pukul 07.00 di Jalan Kapten Anwar Sastro tepatnya di samping Hotel Arista Kelurahan Sungai Pangeran Kecamatan IT I, Palembang. Dimana saat itu korban sedang berjalan dengan membawa 1 buah tas warna hitam yang berisikan 1 unit hp merk Xiaomi Redmi 6A warna silver warna hitam yang di selempangkan di tangan kanannya.

Lalu, tiba-tiba kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol BG 2449 ACC warna merah putih langsung merampas tas korban. Setelah melakukan aksinya pelaku pun langsung melarikan diri ke arah kantor Gubernur. Sedangkan korban melapor kejadian ini ke Polsek IT, Palembang.

” Benar kedua pelaku ini merupakan DPO jambret yang sering meresahkan warga Palembang. Kedua pelaku juga memang sudah lama kita cari keberadaannya. Nah saat keberadan kita ketahui tak mau buang waktu, keduanya langsung kita tangkap saat berada tak jauh dari rumah mereka,” ungkap Kasat Reskrim, AKBP Nuryono, didampingi Kasub Opsnal Pidum, IPDA Andrean, Sabtu (5/7).

Selain mengamankan kedua pelaku, Lanjut Nuryono, Anggota juga mengamankan barang bukti berupa,

  • 1 Unit sepeda motor Honda Beat nopol BG 2449 ACC warna merah putih dan 1Jaket warna Biru bertuliskan ROCK QUID 86, yang saat itu di gunakan pelaku saat melakukan aksinya. ” Atas ulahnya kedua pelaku di jerat pasal 363 KUHP, ancaman dengan 5 tahun penjara.

Sedangkan kedua sabahat ini ketika perkara di gelar jajaran Reskrim Polrestabes, Palembang, keduanya hanya menundukan kepala karena malu,” terpaksa pak kami melakukan aksi ini, lantaran tak memiliki pekerjaan,” kilah keduanya.

Ditempat berbeda, Unit Pidum juga mengamankan dua tersangka DPO Jambret kembali. Mereka yakni DN (20) warga Jalan Seroja Kelurahan 20 Ilir Kecamatan IT I dan temannya AI (19), terlibat kasus jambret di dua lokasi berbeda. Dimana pelaku melancarkan aksinya, kamis tanggal 20 Februari 2020 sekitar jam 14.41 di Jalan Srijaya negara tepatnya di Seberang bank BNI kelurahan Bukit lama Kecamatan IB I, Palembang.

Aksi jambret ini terjadi, saat korban Rini, seorang mahasiswa sedang memesan gojek dan berdiri di TKP. Lalu tiba-tiba datang kedua pelaku dan merampas HP korban. Atas kejadian ini korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang, Dan Pelaku jambret yang meresahkan itu pun sudah diringkus Unit Pidum Polrestabes, Palembang.