Korban saat melaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Malang nasib seorang pria berinisial AS (36) warga Banyuasin ditipu temanya sendiri. Tidak terima korban pun melaporkan ke Polrestabes Palembang Rabu,(1/7).

Awalnya korban meminjamkan mobil kepada terlapor DT (29) Toyota Avanza warna hitam metalik BG 1336 NS, Minggu (26/6) pukul 15.00 WIB.

“Pada saat kejadian pelaku meminjam mobil saya dengan mengatakan ingin pergi sebentar karena ada acara keluarganya,” ujarnya Rabu (1/6).

Namun sampai dengan waktu yang ditentukan pelaku tidak kunjung mengembalikan mobilnya.

“Saya sudah menunggu lebih dari empat hari, saya sudah menelfon pelaku namun pada saat itu pelaku mengatakan kepada saya sabar karena mobil saya akan segera dikembalikan,” katanya.

Lucunya tidak hanya mobil yang belum pulang terlapor juga mengaku justru kehilangan uang Rp 15 Juta. Hal itu setelah menunggu satu bulan dia menelepon terlapor.

“Saya kaget saat saya menelfon pelaku, pada saat itu pelaku mengatakan kepada saya kalau mobil saya digadaikannya, yang lebih membuat saya kaget pelaku ingin meminjam uang sebesar Rp. 15 juta kepada saya untuk menebus mobil saya yang sudah digadaikannya,” bebernya.

Karena masih percaya kepada temannya sekaligus sangat ingin segera mobil kembali. Akhirnya pelapor mentransfer uang kepada terlapor.

“Setelah saya mentransfer uang sebesar Rp. 15 juta kepada pelaku saat itu nomor pelaku sudah tidak aktif lagi dan pelaku tidak ada kabar sampai dengan hari ini, saya ingin mengirim uang kepada pelaku lantaran itu mobil saya dan setelah mobil saya berhasil di
tebus pelaku berjanji akan mengambalikan mobil saya,” ungkpanya.

Diketahui pelaku mengaku menggadaikan mobil korban dengan alasan ada musibah.

Tidak terima menjadi korban penipuan dan penggelapan lantas korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk membuat laporan polisi.

“Saya berharap pelaku bertanggungjawan atas apa yang diperbuatnya,” tutupnya.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan penipuan dan penggelapan.

“Laporan korban sudah diterima anggota piket kita, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang,”pungkasnya