Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda menjumpai warga yang rumahnya tidak layak huni

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Masyarakat di Kota Palembang masih banyak di jumpai tidak memiliki kehidupan layak seperti tidak memiliki selokan (saluran pembuangan) hingga rumah reot alias tidak layak huni.

Keadaan sosial itu langsung di respon Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda dengan memantau kondisi warga miskin di Jalan Kancil Putih Kelurahan Demang Lebar Daun Kamis (11/6). Sebagai pemimpin ia sengaja turun kejalan untuk melihat langsung dengan mata dibandingkan mendengar dari kabar saja.

“Saya kesini bersama Pak Camat Pak Lurah dan bersama jajaran pemerintah kota yang telah hadir. Kita meninjau beberapa warga ada yang merasa membutuhkan bedah rumah dan saluran. Semua keluhan warga ini kita tampung dan akan kita realisasikan kedepannya,”kata Finda Kamis,(11/6)

Disebutnya untuk persoalan selokan memang sangatlah menjadi kendala warga karena genangan air mengganggu lingkungan. Hal itu membuat wilayah sekitar menjadi tidak sehat dan rentan terhadap penyakit.

“Memang saluran disini saya lihat tidak ada jadi air hujan menggenangi pemukiman warga. Pastinya kita harus buatkan saluran agar kondisinya lingkungan menjadi lebih sehat,”ucapnya

“Tapi untuk membuat saluran kita tidak bisa langsung realisasi secepatnya. Sebab pembuatan saluran akan memakan tanah rumah warga lainnya. Jadi harus di rembukan terlebih dahulu dengan warga RT Lurah dan Camat. Setelah semua sudah selesai baru kami datangkan tim untuk membuatkan saluran,”sambungnya lagi menjelaskan solusi membuat selokan yang diharapkan warga sekitar

Persoalan kedua terkait rumah yang tidak layak di huni bagi warga miskin. Disebut Finda nama sapaan Wawako ini, harus memiliki beragam persyaratan apabila warga ingin rumahnya di bedah. Lantaran program bedah rumah pemerintah rumah itu tidak boleh bukan milik pemohon.

“Rumah harus punya sendiri tidak boleh numpang atau kontrakan. Jadi harus ada persyaratan. Tentunya akan kita bantu untuk memperbaiki rumah apabila syaratnya sesuai aturan dari program bedah rumah,”tuturnya

Selanjutnya Finda juga mensosialisasikan beragam program pemerintah lainnya seperti kartu Indonesia sehat atau KIS dan keluarga harapan untuk pendidikan. “Kami pemerintah pastikan selalu memperhatikan warganya. Kita sudah mempersiapkan program program kesejahteraan untuk warga,”pungkasnya