Tukang parkir ditangkap karena membobol rumah kosong

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Aparat kepolisian Polrestabes Palembang Sat Reskrim Tim Resmob menangkap pelaku pembobol rumah sempat buron sejak tahun 2019 bernama Ardiansyah (42) warga Jalan Radial, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I Sabtu,(6/6)

Pelaku merupakan juru parkir itu beraksi bersama rekannya Eyik yang telah ditangkap polisi. Mereka beraksi pada tanggal 20 Agustus 2019 pada pukul 12.00 WIB di Jalan Radial, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I kota Palembang.

Kejadian bermula saat korban pulang kerumah kontrakannya di TKP, kemudian korban melihat pintu kontrakannya terbuka. Lalu setelah korban masuk ke dalam rumahnya terlihat sudah dalam keadaan berantakan.

Akibat kejadian tersebut korban kehilangan barang-barang miliknya berupa satu set kursi dan meja rotan, satu buah open merk hock, dan satu buah termos nasi merk lionstar dengan total kerugian sekitar Rp. 10 juta.

Kemudian korban membuat laporan ke Polrestabes Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Katim Resmob, Aipda Agus Akbar mengatakan berbekal informasi dari rekan pelaku yang terlebih dahulu tertangkap Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan penyidikan dan penyelidikan kemudian berhasil mengamankan pelaku Ardiansyah tidak jauh dari kawasan rumahnya.

“Pada saat dilakukan penangkapan pelaku tidak melakukan perlawanan sehingga memudahkan kita membawanya ke Polrestabes Palembang untuk pengembangan lebih lanjut,” kata Agus, Sabtu (6/6).

Sementara itu pelaku Ardiansyah saat ditemui mengatakan, pada saat menjalakan aksinya ia hanya menunggu diluar, kemudian temannya yang terlebih dahulu tertangkap masuk ke dalam rumah tersebut.

“Melihat rumah tersebut kosong saya dan teman saya langsung melakukan aksi kami, kemudian hasil penjualan barang tersebut kami jual dan kami bagi rata, kalau saya uang hasil penjualan tersebut saya gunakan untuk berpoya-poya” katanya.

Setelah tertangkap dia mengaku menyelasi perbuatannya. Dia juga berkali-kali mengatakan menyesal.
“Kalau tau seperti ini lebih baik saya tidak melakukan perbuatan itu, dan saya menyelasal,”pungkasnya