Teman Bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk Pemkot Palembang (Dok. Humas Teman Bus)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan layanan transportasi perkotaan berbasis jalan yaitu Teman Bus.

Pengoperasian teman bus ini menjadi layanan pertama di Kota Palembang, dalam program Buy The Service (BTS), serta bekerja sama dengan PT Transmusi Palembang Jaya.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, Teman Bus sendiri hadir sebagai Angkutan Bus Rapid Transit (BRT).

Yaitu untuk penunjang mobilisasi masyarakat, yang terintegrasi dengan layanan angkutan massal LRT.

“Layanan Teman Bus dibutuhkan karena melihat kondisi layanan angkutan umum di wilayah perkotaan yang perlu penanganan lebih baik dan berkelanjutan,” ucapnya.

Kehadiran Teman Bus juga untuk merespon kebutuhan masyarakat perkotaan dan tuntutan perbaikan lingkungan. Karena perubahan iklim yang sudah di depan mata.

Teman Bus merupakan langkah awal implementasi dari program Buy The Service (BTS).

Dimana, memberikan subsidi penuh terhadap biaya operasional layanan, yang dilaksanakan oleh Operator dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Standar pelayanan inilah yang menjadi acuan pelayanan operator untuk layanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Sehingga diharapkan lebih banyak penumpang yang beralih ke moda transportasi public.

Fasilitas yang berkualitas di dalam Teman Bus, membuat para penumpang menjadi lebih nyaman (Dok. Humas Teman Bus)

“Karena naiknya juga gratis, lebih aman, nyaman, selamat dan bus akan ada di halte setiap 10 menit sekali,” ungkapnya.

Ditambahkan Kepala Seksi Angkutan Massal Direktorat Angkutan Jalan Kemenhub Hadi Setiabudi, penumpang pun cukup menyiapkan kartu non tunai.

Dan buka aplikasinya untuk melihat rute, jadwal dan posisi bus secara real time. Jadi penumpang lebih mudah dalam mobilisasi di kawasan perkotaan.

Layanan Teman Bus di Kota Palembang disediakan sebanyak 45 unit. Dengan rute layanan di 3 koridor, yaitu Koridor 1 Terminal Alang Alang Lebar – Dempo, Koridor 2 Asrama Haji – Terminal Sako dan Koridor 3 Terminal Plaju – Pasar Induk Jakabaring.

Teman Bus berupa kendaraan bus sedang yang berkapasitas 40 penumpang. Dengan 20 tempat duduk serta bus besar, berkapasitas 60 penumpang dengan 30 tempat duduk serta kursi prioritas.

Setiap bus mempunyai 1 pintu masuk di bagian depan, dengan low deck dan 1 di pintu bagian tengah adalah high deck.

Layanan Teman Bus dilengkapi dengan peralatan IoT (Internet of Things), untuk memonitor perilaku pengemudi dan kabin.

Serta Automatic Passenger Counting sebagai alat penghitung jumlah pengguna, yang menggunakan bus.

Penyerahan secara simbolis bantuan Teman Bus ke Pemkot Palembang (Dok. Humas Teman Bus)

Lalu, ada aplikasi untuk menyampaikan informasi posisi bus secara realtime kepada masyarakat.

“Selain Palembang, layanan Teman Bus juga akan diluncurkan di kota lain dalam waktu dekat yaitu Solo, Yogyakarta, Denpasar, Medan, dan kota-kota besar di Indonesia lainnya di tahun depan,” ucapnya.

Aplikasi Teman Bus saat ini bisa diunduh di Playstore. Sedangkan, appstore akan segera menyusul.

Adapun cara naik Teman Bus adalah cukup buka aplikasinya.

“Cukup tunggu di halte terdekat dari posisi Anda yang tertera di aplikasi, siapkan kartu non tunai (tap cash BNI, flazz BCA, e-money MANDIRI dan brizzi BRI), lalu naik dan tempelkan kartu non tunai pada perangkat reader yang ada di dalam bus,” katanya.