Pegawai Banpusda Sumsel sedang memeriksa kelayakan buku yang akan dipajang kembali (Inge / Detak-Palembang.com)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dua kali dilakukan di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), membuat lumpuh hampir seluruh aktivitas.

Sama halnya dengan aktivitas pelayanan di Badan Perpustakaan Daerah (Banpusda) Sumsel, di Jalan Demang Lebar Daun Palembang.

Sekitar tiga bulan lalu, aktivitas pengunjungan di perpustakaan daerah juga terhenti.

Dengan usainya PSBB di Kota Palembang dan beralih ke penerapan protokol di kesehatan, perpustakaan daerah ini akan kembali dibuka.

Kepala Banpusda Sumsel Mislena mengungkapkan, layanan perpustakaan daerah untuk umum akan mulai dibuka pada awal bulan Juli 2020 mendatang.

“Rencana akan kita buka secara umum di tanggal 1 Juli 2020 nanti. Sekarang masih persiapan,” ucapnya, Rabu (24/6/2020).

Namun sejak PSBB Palembang berakhir pada tanggal 16 Juni 2020, Banpusda Sumsel sudah mulai menerima pengembalian buku pinjaman.

Kepala Banpusda Sumsel Mislena mengatakan, perpustakaan daerah Sumsel akan dibuka kembali pada tanggal 1 Juli 2020 mendatang (Inge / Detak-Palembang.com)

Menurutnya, berbagai persiapan masih akan dilakukan. Seperti memperlengkap face shield, alat cuci tangan hingga disinfektan.

“Beberapa karyawan kita juga ada yang positif Covid-19, jadi kita harus benar-benar memastikan seluruh karyawan sudah sehat dan keperlua n protokol kesehatan juga sudah lengkap,” ucapnya.

Jika perpustakaan daerah Sumsel sudah buka, para pengunjung masih diwajibkan menggunakan masker.

Lalu mengikuti cek suhu tubuh serta mencuci tangan sebelum masuk ke Banpusda Sumsel.

“Jumlah pengunjung juga kita batasi, agar bisa jaga jarak. Untuk buku yang sudah dibaca, harus ditempatkan di keranjang khusus. Biar kita isolasi dulu agar steril, baru dipajang lagi,” ujarnya.