Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda saat berbincang dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang Dewi Isnaini

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) telah membuka kantor pelayanan masyarakat. Salah satunya kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terlihat telah melayani pembuatan kartu tanda penduduk (KTP).

Namun untuk menindaklanjuti pemberian izin tersebut selaku kepala daerah Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda melakukan sidak. Lantaran pihaknya telah membuka kantor pelayanan kembali berjalan secara normal baik jam operasional.

Dia mengatakan, sengaja datang untuk memastikan keamanan, agar mengantisipasi peredaran COVID-19 terjangkit kepada warga.

“Saya sengaja datang untuk melihat apakah pelayanan disini menerapkan protokol kesehatan. Karena meskipun kita telah memberikan izin kembali beraktifitas tetapi protokol kesehatan harus diterapkan,”ucap Wawako saat meninjau aktifitas di kantor Disdukcapil di Jalan Demang Lebar Daun Rabu,(24/6)

Dipaparkan Wawako Kota Palembang sendiri masih berstatus zona orange pasca PSBB jilid II. Namun Pemkot tengah berupaya menekan penyebaran COVID-19 agar Palembang berubah status menjadi kuning dan hijau hingga menuju new normal. Pihaknya sekarang menerapkan penegakan disiplin protokol kesehatan atau PDPK.

“Saya sudah berbicara dengan Ibu Dewi harus menekan protokol kesehatan. Setelah saya pantau kondisi tidak ada masalah. Menurut saya kantor Disdukcapil sudah siap untuk beroperasi lagi melayani masyarakat,”ujarnya

Finda juga memberikan himbauan kepada warga jangan khawatir untuk membuat KTP. Lantaran stok blangko pembuatan KTP aman berjumlah 8500. Ia juga menekankan warga apabila membuat KTP tidak dipungut biaya alias gratis.

Terpisah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang Dewi Isnaini mengatakan, pihaknya telah siap kembali melayani masyarakat. Kendati demikian di masa pandemi pihaknya masih menekankan warga untuk melakukan transaksi online dan via WhatsApp.

“Kita tetap buka seperti biasa. Tapi bagian pelayanan online tetap kita aktifkan. Karena jangan sampai ada penumpukkan. Tapi kalau ada yang datang tentunya kita terapkan protokol kesehatan. Kebanyakan kita anjuran yang datang pada saat perekaman dan pengambilan KTP saja,”pungkasnya