Dua remaja ini ditangkap polisi karena bawa sajam

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dua remaja Alex (22) dan Suandi (17) harus berurusan dengan polisi karena terciduk razia di kawasan Kertapati membawa senjata tajam (sajam) jenis golok dan pisau.

Alhasil keduanya harus terjerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, melalui Kanit Tekab, Iptu Tohirin mengatakan, tertangkapnya kedua pelaku berawal saat anggota Tekab 134 melakukan patroli di daerah Kertapati Kamis (4/6) sekitar pukul 17.00 WIB.

“Keduanya ditangkap petugas karena membawa senjata tajam jenis golok dan pisau,”kata Iptu Tohirin saat di Polrestabes Palembang Jumat,(5/6)

Dilanjutkannya saat patroli tengah melintasi di depan Dealer Hino di Jalan Ki Merogan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, anggota mendapati gerak-gerik kedua pelaku yang mencurigakan.

“Mendapati gerak-gerik kedua pelaku mencurigakan, petugas mendekati. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku ini di Tempat Kejadian Perkara (TKP),”ucapnya lagi

Kemudian dilakukan penggeledahan, ditemukan sebilah sajam jenis golok bergagang kayu warna coklat dan bersarung kayu milik pelaku Alex, yang saat itu diselipkannya di pinggang sebelah kiri. Tak hanya itu, petugas juga menemukan sebilah sajam jenis pisau lipat warna silver milik pelaku Kelvin.

Didapati barang bukti tersebut, kedua sabahat ini pun langsung digiring ke Polrestabes, guna mempertanggungjawabkan ulahnya. “Membawa senjata tajam tentunya sangat meresahkan masyarakat. Apa lagi ada larangan berdasarkan undang-undang. Tentunya akan kita proses sesuai undang-undang yang berlaku,”pungkasnya

Saat di bincangi kedua pelaku mengaku membawa senjata tajam memang sengaja. Lantaran mereka bedua memiliki masalah dan untuk menjaga diri. “Ada masalah makanya kami untuk jaga jaga saja,”ucap Alex