Pelaku kriminal ditangkap (dok Polrestabes Palembang)

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pelaku pencurian 7 tabung gas M Ariansyah (21) setelah satu bulan buron akhirnya di tangkap unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

Ariansyah yang merupakan warga lorong Gubah Laut Kelurahan 17 Ilir Kecamatan Ilir Timur I Palembang ini, diringkus pada Selasa (2/6) malam oleh
Kasubnit Ipda Andrean pimpinan Unit Pidum saat berada di persembunyiannya.

Namun, saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melarikan diri, sehingga unit Pidum terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap pelaku.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Noeryono, melalui Kasubnit Pidum Ipda Andrean, ketika ditemui diruang kerjanya, mengatakan penangkapan pelaku Ariansyah, berawal dari perkembangan tindak lanjut atas laporan korbannya atas nama Amir Hamzah, yang sudah kehilangan 7 buah tabung gas elpiji 3 KG di gudang miliknya di jalan pasar 16 Ilir Kecamatan IT I Palembang, pada 7 April 2020 lalu.

Atas aksi pencurian tersebut, membuat korban mengalami kerugian yang ditafsir sebesar Rp 1 juta rupiah.

“Menindaki laporan tersebut, unit Opsnal Pidum langsung melakukan penyelidikan penyidikan, serta mempelajari rekaman CCTV dilokasi kejadian, sehingga Opsnal Pidum berhasil meringkus dua pelaku yang terlebih dahulu ditangkap pada 11 April 2020 lalu, yakni Midun Rizki,” ungkap Andrean, Rabu (3/6/2020) siang.

Setelah berhasil meringkus kedua pelaku, lanjut Ipda Andrean, hasil dari perkembangan kedua pelaku, di dapati nama pelaku lain yakni M Ariansyah.

“Tak ingin buang waktu, unit Opsnal Pidum kembali langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku M Ariansyah dipersembunyiannya. Pelaku ini DPO hampir satu bulan,” jelas Andrean.

Dengan diringkusnya pelaku Ariansyah, masih dikatakan Andrean, total pelaku pencurian tujuh buah tabung gas elpiji 3 KG, berhasil ditangkap ada 3 pelaku.

“Masih ada 2 pelaku lagi yang masih dikejar, identitasnya sudah didapati. Atas ulahnya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP. Untuk barang bukti yang diamankan, dua buah obeng yang digunakan saat melancarkan aksi pencurian,” tegas Andrean.

Sementara itu, pelaku M Ariansyah mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian 7 buah tabung gas elpiji 3 KG, bersama 4 orang temannya.

“Kami merusak kunci gembok pakai obeng, sudah itu masuk dan ambil 7 buah tabung gas 3 KG. Setelah itu, tabung gas kami jual lagi, dan uangnya kami bagi rata,”pungkasnya