Pedagang Bawang Merah di Palembang (Inge / Detak-Palembang.com)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Di berbagai pasar tradisional di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), harga bawang merah meroket tajam.

Bahkan pada hari Rabu (24/6/2020), harga komoditi ini melonjak dari harga Rp58.000 per Kg menjadi Rp65.000 per Kg.

Kenaikkan harga bawang merah ini, disebabkan minimnya pasokan dari kawasan sentra penghasil di Pulau Jawa.

Tipisnya pasokan bawang merah ini, seiring dengan tingginya permintaan dari konsumen.

Diungkapkan Nur, pedagang bumbu dapur di Pasar Km 5 Palembang, Kenaikan harga bawang merah terjadi dari agen bawang di Pasae Jakabaring Palembang.

“Kalau beberapa minggu lalu, harganya bisa Rp58.000-Rp60.000 per Kg. Sekarang bertambah naik. Tapi masih banyak pembeli,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Iwan Gunawan menuturkan, harga kebutuhan pokok terutama bawang merah maupun bawang putih bergerak fluktuatif setiap harinya.

Dia menyebut, kondisi itu tergantung dari pasokan dan permintaan.

“Beberapa hari sebelumnya, bawang putih pun melonjak harganya. Namun, sekarang sudah berkisar dari Rp21.000 sampai Rp22.000/kg. Kini bawang merah yang harganya naik,” ucapnya.

Pasokan bawang merah di Sumsel sendiri, berasal dari berbagai daerah, seperti Brebes, Tegal, dan Padang.

“Dari beberapa hari belakangan pasokannya memang sedang minim. Hasil panen dari daerah penghasilnya juga memang sedikit,” ungkapnya.

Pasca usainya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), lanjutnya, membuat kebutuhan akan bahan pangan ikut meningkat.

Apalagi restoran atau tempat makan yang sebelumnya tutup, kini sudah mulai beroperasi lagi.

“Aktifitas acara seperti nikahan dan lainnya juga telah dimulai lagi. Jadi, sedikit banyak telah mempengaruhi permintaan akan bahan pangan,” ucapnya.