Kepala Disdik Palembang, Ahmad Zulinto

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Instruksi kembali bersekolah sudah di resmikan oleh pemerintah pusat pada tanggal 15 Juni. Akan tetapi efektifitas belajar para siswa kembali ke bangku sekolah di Palembang belum ditetapkan.

Namun Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang telah memberikan instruksi para tenaga pengajar kembali pulang ke sekolah pada tanggal 13 Juli. Hal itu di utarakan Kepala Disdik Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, masih mengkaji beragam faktor fundamental agar siswa bisa dengan aman kembali menggunakan seragam sekolah.

“Memang sudah ada intruksi untuk kembali boleh bersekolah. Tetapi kami membuka sekolah itu tentunya tidak mau mengambil resiko-resiko untuk para siswa,”kata Ahmad Zulinto Senin,(1/6).

Disebutnya untuk efektivitas bersekolah berdasarkan instruksi Menteri Pendidikan pada tanggal 15 Juni. Dari bekal intruksi itu justru awalnya pihaknya bahkan berencana membuka sekolah lebih awal pada 13 Juli. Lalu kembali berubah setelah ada kebijakan new normal serta belum ada kepastian berakhir PSBB

Alhasil setelah keputusan Kota Palembang masih tentatif terkait status kepastian new normal dan PSBB berlanjut atau berakhir. Akhirnya Zulinto berencana mengefektifkan sekolah setelah tahun pelajaran baru.

“Makanya kita tetap lanjutkan saja untuk guru yang masuk tanggal 13 Juli. Sebab mereka harus menginput data virtual dan garing dilakukan kepada siswa untuk membuat rapot. Kalau siswa kami jadi masih banyak pertimbangan karena status new normal dan PSBB. Jadi idealnya mungkin tahun ajaran baru siswa baru kembali bersekolah dan itu juga dinilai lebih efektif,”paparnya.

Terapkan Sistem Ganjil Genap

Dilanjutkannya selama menentukan tanggal pasti siswa kembali masuk sekolah. Sedangkan kondisi Kota Palembang terkait status pademi COVID-19 antara new normal dan PSBB Disdik menerapkan beragam pola pembelajaran salah satunya sistem ganjil genap.

“Kita lagi pelajari sistem ganjil genap. Siswa nanti masuk dibagi dua berdasarkan absen yang ganjil misalnya hari ini genap hari berikutnya. Artinya dalam satu kelas di bagi pershif,”tuturnya

Kemudian pihaknya juga selama siswa masih belum ke sekolah. Pihaknya akan memberikan pelajaran bagi seluruh guru untuk menerapkan pembelajaran sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. Hal itu yang membuat Disdik masih belum memastikan tanggal pasti siswa kembali pulang ke bangku sekolah.

“Kita tunggu kedepan hasil pastinya. Selama satu bulan lagi lah kepastiannya lebih efektif. Bisa saja kedepannya COVID-19 di Palembang hilang semuanya jadi tidak pusing dan kembali normal,”pungkasnya