Potongan video pasien ODGJ di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel yang lemas tak brrdaya saat disiram petugas pakai selang air (NET)

Detak-Palembang.com, OGAN ILIR – Warganet kembali dibuat heboh dengan viralnya video seorang pria bertubuh kurus, tak berdaya ketika disiram pakai selang air pada malam hari.

Video tersebut juga sempat beredar di grup aplikasi pesan instan WhatsApp, yang memantik beragam komentar penontonnya.

Setelah ditelusuri, peristiwa yang terekam di video tersebut terjadi di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel).

Video berdurasi 2 menit 16 detik tersebut direkam oleh seorang pria, yang diduga dilakukan pada Rabu (6/5/2020) malam.

“Ini kondisi pasien ODGJ di RSUD Tanjung Senai dipulang paksa. Atas permintaan Direktur RS Tanjung Senai dikeluarkan. Kondisi pasien masih tidak berdaya. Ini yang mandikan saudara Budi, Tagana kita dari Dinsos Ogan Ilir,” ucap pria perekam video tersebut, Jumat (8/5/2020).

Dalam video tersebut, baik pria perekam maupun Budi yang menyiram pasien tersebut melakukan percakapan.

Mereka saling sahut menyahut, mempertanyakan kondisi pasien apakah masih hidup atau sudah meninggal dunia.

Tokoh Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir Suharmawinata mengatakan, pihaknya sudah mencaritahu kronologi sebenarnya di video tersebut.

“Dari hasil yang kami dapatkan, pasien merupakan ODGJ ditemukan di jalan nasional di Desa Tebing Gerinting. Yang dibawa ke RSUD Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir Sumsel,” katanya.

Karena kondisi pasien tersebut dalam keadaan kotor, sehingga petugas Dinsos Ogan Ilir langsung membersihkan tubuh pasien dengan cara memandikan pakai selang air.

Menurut Dirut RSUD Ogan Ilir Roreta Arta Guna, kondisi seperti yang tergambar di video tersebut hanyalah kesalahpahaman.

“Sebenarnya itu salah paham saja. Yang memandikan petugas rumah sakit dan dinsos. Karena pasien jiwa, tidak pernah mandi, tidak ada kebersihan diri. Jadi dikeluarkan dari kamar untuk dibersihkan,” katanya.

Jika kondisi fisik pasien tersebut benar-benar pulih, pihaknya akan merujuk pasien itu ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ernaldi Bahar Palembang.

“Tapi diplesetkan orang keluar paksa, tidak lah. Pasien kan harus dimandikan dulu. Sekarang masih di rumah sakit, masih baik-baik saja,” katanya.