Detak-Palembang.com PALEMBANG – Seorang ibu bernama Rosmala (40) mengaku kesal karena kasus pencabulan dialami anaknya sudah genap satu bulan belum ada kejelasan.

Hal itu di sampaikan saat didampingi kuasa hukumnya, mendatangi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang.

Alhasil warga Sungai Kedukan Kabupaten Banyuasin, mendatangi Polrestabes untuk menanyakan perkembangan laporannya terkait dugaan kasus pemerkosaan dan pencabulan yang dialami oleh anaknya berinisial SS (14).

Menurut Rosmala, kasus yang dialami anaknya atas dugaan kasus pemerkosaan dan pencabulan tersebut sudah satu bulan dilaporkan namun belum ada perkembangan dan tindak lanjut hingga pelaku diduga melarikan diri bahkan hasil visum hingga sekarang tidak tahu hasilnya.

“Kedatangan kami ke Unit PPA pada hari ini bersama kuasa hukum kami untuk menanyakan proses hukum selanjutnya, dikarnakan sudah satu bulan pelaku yang memperkosa anak saya belum ditangkap, dan hasil visum kami tidak mengetahui hasilnya,” ungkap Rosmala, ditemui di Polrestabes Palembang.

Ditempat yang sama, kuasa hukum Rosmala, Yudi Wahyudi SH, meminta agar pihak kepolisian khususnya unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang, bertindak cepat untuk menangkap pelaku yang sudah memperkosa anak dari kliennya yang masih berumur 14 tahun.

“Anak dari klien saya ini jadi trauma mendalam akibat kejadian pemerkosaan tersebut. Apalagi sampai saat ini pelakunya belum juga tertangkap, sementara klien kami ini secepatnya mendapatkan kepastian hukum,” tegas Yudi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Unit PPA Iptu Tohirin melaui penyidiknya mengatakan, bahwa sampai saat ini berkas-berkasnya terkait perkara tersebut sudah lengkap.

“Untuk tersangkanya sudah kita lakukan panggilan persuasif namun pelaku tidak datang. Sudah kita lakukan panggilan sebanyak dua kali, namun pelaku tidak datang. Saya selaku penyidik akan kordinasi dulu sama kanit apakah akan dilakukan panggilan paksa nantinya,” pungkasnya.