Bupati OKI Iskandar sedang berdiskusi dengan para tenaga medis yang merawat pasien Corona Covid-19.

Detak-Palembang.com, OGAN KOMERING ILIR – Imbauan untuk mengisolasi diri bagi para warga, ternyata tidak selalu bisa dilakukan di rumah masing-masing.

Keterbatasan fasilitas hingga lingkungan, membuat banyak warga Sumsel tidak bisa melakukan isolasi mandiri.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel siap memfasilitasi warganya, yang tak mampu melakukan isolasi mandiri.

Sebelumnya Pemkab OKI sudah menyiapkan Gedung Diklat Teluk Gelam, sebagai fasilitas karantina terpusat.

Bupati OKI Iskandar menilai, untuk melakukan isolasi mandiri memang tidak mudah terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Ketika harus isolasi di rumah tentu ada konsekuensi dan resiko menulari kontak erat. Terlebih soal pangan dan vitamin tentu memberatkan” ungkapnya, saat meninjau ODP Center Gedung Diklat Teluk Gelam, Senin (18/5/2020).

Pihaknya mengundang Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pelaku Perjalanan Wilayah Terjangkit (PPT) untuk melakukan isolasi terpusat di ODP Center Teluk Gelam Kabupaten OKI Sumsel.

Fasilitas yang diberikan oleh Pemkab OKO yaitu ruangan representatif, makan-minum, suplemen tambahan dan layanan kesehatan gratis lainnya.

Selain ODP Center yang sudah eksis, Hotel Kembar Teluk Gelam juga sedang direnovasi untuk dijadikan PDP Center

“Pelayanan Covid itu kita pusatkan disini ODP maupun PDP Center,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKI Iwan Setiawan mengatakan, sejak dibuka ODP center Teluk Gelam telah melayani 34 orang baik ODP maupun PPT.

Alhamdulilah sejak mengikuti isolasi terpusat di sini (ODP Center) semuanya dinyatakan sehat dan negatif Covid-19″ ujar Iwan.

Selain pelayanan kesehatan rutin yang diberikan, lanjutnya, kesembuhan pasien yang diisolasi itu juga berkat kebersamaan antara tenaga medis dan sesama warga karantina.

“Kita siapkan jadwal rutin semasa karantina seperti senam pagi, agar mereka nyaman selama mengikuti isolasi,” katanya.