Indra diduga pelaku pengeroyokan berhasil diamanakan di Polrestabes Palembang.

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Aparat kepolisian Polrestabes Palembang Sat Reskrim UnitTEKAB 134 dan Unit Pidum menangkap Indra pelaku diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan, Sabtu (30/5) pukul 23.30 WIB.

Kejadian tersebut terjadi, Kamis (12/12) sekitar pukul 10.15 WIB, di Jalan Tansatrisna Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang kota Palembang.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kanit Tekab 134, Iptu Tohirin didampingi Kasubnit Pidum, Ipda Andrean mangatakan, pada saat kejadian korban sedang bekerja menjaga alat PT Baniah Rahmat Utama kemudian datang beberapa warga untuk mengusir korban agar tidak usah menjaga alat tersebut.

“Dari informasi yang kita dapatkan dari korban, pada saat kejadian korban mencoba menjelaskan namun beberapa warga langsung memukul muka badan dan bagian kepala korban, sehingga menyebabkan korban mengalami luka pada bagian muka dan kepala,” ujar Iptu Tohirin, Minggu (31/5).

Tidak terima menjadi korban pengeroyokan lantas M. Nur Syawaludin (30) warga Jalan Tansaktrisna Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.

“Mendapatkan laporan tersebut team Tekab 134 dan Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut, kemudian mendapatkan informasi bahwa salah satu warga yang bernama Indra sudah pulang kerumahnya setelah pulang dari luar kota, team Tekab 134 dan Unit Pidum Polrestabes Palembang langsung melakukan penangkapan,” katanya.

Lanjut Iptu Tohirin mengatakan saat dilakukan penangkapan Indra tidak melakukan perlawanan.

“Indra sudah berhasil kita amankan di Polrestabes Palembang untuk dilakukan pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.

Sementara itu Indra Saputra (34) warga Jalan Pinang, Kelurahan Srimulya Kecamatan Sematang Borong saat ditemui mangetakan kalau pada saat kejadian ia hanya merelai perkelahian tersebut.

“pada saat kejadian ia hanya melerai pada saat kejadian. Saya hanya melerai kejadian tersebut pak, sedikitpun saya tidak melakukan pengeroyokan tersebut terhadap korban,”pungkasnya