Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kodam II/Sriwijaya kembali menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) tambahan dari Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad). Bantuan ini merupakan bantuan untuk kesekian kalinya yang didistribusikan Mabesad yang diperuntukan bagi tenaga medis yang bertugas di 68 Rumah Sakit TNI AD yang merupakan Rumah Sakit rujukan ditunjuk pemerintah untuk membantu penanganan pasien positif Virus Corona (Covid-19).

“Kodam II/Sriwijaya menerima bantuan APD tambahan untuk masing-masing Rumah Sakit sebanyak 6 koli untuk penanganan pandemi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Bantuan APD ini diberikan kepada RS milik TNI AD yang berada di wilayah Kodam II/Swj”, ujar Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan, Kamis (28/5/2020).

Sesuai rencana, TNI AD akan terus berusaha menambah bantuan APD ini ke RS milik jajaran TNI AD sesuai tingkat urgensinya di masing-masing wilayah. Untuk Rumkit TK. IV. 02.07.04 Bandar Lampung sendiri, sudah lebih dahulu menerima APD tersebut. Beberapa APD yang diterima masing-masing RST di wilayah Kodam II/Swj tersebut antara lain berupa ; Rapid Test Anti Body 125 unit, Swab Kits dan VTM 500 unit, Coverall APD (bahan PVC) 200 buah, Coverall APD (Hazmat Non Isolasi) 100 buah, Cover Sepatu 100 pasang, Goggle (kacamata) 100 buah, Masker KN 95 100 buah dan Vitamin C (Hevit C) 100 Butir.

Menurutnya, bantuan diterima langsung oleh Kesdam II/Swj akan digunakan untuk penanganan pasien Covid-19 di sejumlah Rumah Sakit Tentara (RST) rujukan penanganan Covid-19 di jajaran Kodam II/Sriwijaya.

Adapun RST yang dimaksud di antaranya adalah Rumkit TK. II 02.05.01 Dr.AK. Gani Palembang, Rumkit TK IV. Dr. Bratanata Jambi, Rumkit TK IV .02.07.04 Bandar Lampung, Rumkit TK IV 02.07.01 Zainul Arifin Bengkulu, Rumkit IV Dr. Nusmir Batu Raja dan Rumkit IV. 02.07.02 Lahat.

“Dengan diterimanya bantuan ini diharapkan dapat mendukung kesiapan Kodam II Sriwijaya dalam upaya membantu pemerintah daerah melakukan penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19,” terangnya.

Dikatakan Kolonel Inf Djohan, para tenaga medis yang terlibat penanganan pasien covid-19 di Rumah Sakit Daerah menjadi _Garda Terdepan_ yang menangani masalah tersebut, harus mendapat perlindungan optimal dengan adanya alat pelindung diri yang telah dikirim oleh Mabesad. 

Pada kesempatan tersebut Djohan berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan jangan panik dengan merebaknya virus Covid-19. “Yang terpenting adalah patuhi dan taati himbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah, rajin mencuci tangan pakai sabun, gunakan masker bila di tempat umun dan disiplin melakukan Social Distancing guna memutus penyebaran Covid-19 tersebut”, tuturnya.