Jembatan penghubung 3 desa di Kabupaten Muara Enim Sumsel roboh, akibat volume air sungai tinggi yang menghantam badan jembatan.

Detak-Palembang.com, MUARA ENIM – Curah hujan yang deras di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan (Sumsel), membuat volume air sungai meluap.

Luapan air sungai ini, membuat jembatan penghubung di kabupaten ini rusak parah. Seperti yang terjadi di jembatan penghubung masyarakat Pandan Enim, Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim Sumsel.

Jembatan penghubung tiga desa di Kabupaten Muara Enim ini rusak parah dan tidak bisa dilalui, setelah diterjang Luapan air sungai pasca hujan deras.

Tak hanya jembatan yang rusak. Tanah di dekat sungai pun mengalami longsor akibat hantaman air sungai.

Seperti diungkapkan warga sekitar Aan (30), jembatan ini dimanfaatkan oleh tiga desa.

Yakni Desa Pandan Enim, Desa Lebak Budi, dan Desa Embawang Kabupaten Muara Enim Sumsel.

“Kalau jembatan ini rusak, kami tidak bisa pergi bersawah dan berkebun. Karena ini satu-satunya akses jalan ke berbagai desa tempat kami bercocok tanam,” ucapnya, Jumat (15/5/2020).

Diungkapkan Kepala Desa Pandan Enim Dedi Pringki, pihaknya akan segera melaporkan ke petugas Kecamatan, yang selanjutnya akan juga dilaporkan ke instansi terkait di Kabupaten Muara Enim.

“Kita berharap kepada instansi terkait untuk turun ke lokasi tersebut. Segera ditanggulangi, karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh petani dan warga sekitar. Dengan keadaan ini aktivitas petani di area tersebut lumpuh,” ungkapnya.