Detak-Palembang.com PALEMBANG – Seorang ibu rumah tangganya (IRT) berinisial SM (34) warga Kalidoni melaporkan anak kandungnya CA berumur 7 tahun dicabuli bocah 10 tahun berinisial YN yang merupakan tetangganya.

Atas kejadian itu ia mendatangi kantor polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Palembang, untuk membuat laporan Pencabulan yang dialami anaknya, Jum’at (1/5).

Kepada polisi dia menceritakan kronologis iejadian tersebut bermula saat anaknya CA (7) bermain dirumah pelaku di Jalan Pasundan, Gang Elling Kecamatan Kalidoni kota Palembang pada Senin (27/4) pukul 11.30 WIB.

SM menuturkan memang anaknya sering bermain bersama pelaku YN dirumahnya.

“YN ini juga masih anak-anak umurnya kurang lebih 10 tahun dan dia merupakan tetangga dekat rumah saya, namun beberapa hari kemudian tiba-tiba saat anak mengatakan sakit ketika ingin buang air kecil,” ujarnya, Jum’at (1/5).

Kemudian saat itu juga suami dari ibu korban bertanya kepada anaknya.

“Karena saat itu suami saya bertanya kepada anak saya kenapa bisa sakit saat ingin buang air kecil, lalu anak saya mengatakan kalau saat ia bermain kerumah pelaku ia disuru buka celana dan melakukan hubungan intim,” ungkapnya.

Diketahui bukan hanya sekali kejadian tersebut terjadi.

“Yang membuat saya lebih kaget, anak saya mengatakan kurang lebih empat kali pelaku telah melakukan hal itu kepada anak saya,” tegasnya.

Kemudian saat pelaku mengajak CA berhubungan intim tidak diiming imingi hadiah ataupun uang.

“Anak saya mengatakan kepada saya kalau saat itu pelaku hanya mengajak nya bermain saja untuk melakukan hubungan intim,” katanya.

Lebih lanjut SM mengatakan kalau dirumah pelaku dia tidak mengetahui apakah ada orang atau tidak.

“Pada saat anak saya bermain kerumah pelaku sendal anak saya juga dimasukan ke dalam rumahnya, kemudian pintu rumah pelaku ditutup, dan saya tidak begitu mengetahui apakah di dalam rumah pelaku ada orang atau tidak pada saat kejadian, kemudian anak saya mengatakan kalau mereka melakukan hubungan itu di dalam kamar pelaku,” ungkapnya.

Sebelumnya SM telah memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga pelaku.

“Saat saya memberitahukan kejadian itu kepada keluarganya mereka mengatakan jangan dilaporkan kita omongin saja baik-baik, namun saya tidak terima karena bukan hanya sekali pelaku melakukan hal itu kepada anak saya, saya takut nanti kedepannya mental anak saya terganggu apalagi anak saya ini masih kecil,” tegasnya.

Kemudian korban berharap agar pelaku bisa segera sadar dan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

“Saya melaporkan kejadian ini agar pelaku bisa segera sadar, saya tau dia masih dibawah umur juga, tapi kalau tidak segera dilaporkan nantinya malah tambah parah,” tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang membenarkan, adanya laporan pencabulan yang dialami CA.

“Laporan sudah diterima anggota dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang,”pungkasnya