Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Status PSBB penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Palembang diberlakukan besok atau tanggal 20 Mei. Hal itu diberlakukan karena menerapkan sistem sosialisasi alias telah diterapkan namun berjalan tanpa sangksi.

“Tanggal 20 Mei Perwali ditandatangani PSBB mulai diterapkan. Namun aplikasinya kepada masyarakat baru sosialisasi saja,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa Selasa,(19/5)

Diterangkannya meskipun diberlakukan PSBB hakekatnya pada tanggal 20 Mei. Namun penerapan sangksi berlangsung sesuai rencana PSBB awal saat H+2 lebaran pada tanggal 27 Mei.

“Sangksi usai lebaran seperti yang direncanakan awal. Artinya kita menerapkan sosialisasi terdahulu kepada masyarakat selama PSBB berlangsung di tanggal 20 Mei nanti,”terangnya

Menurutnya untuk menunjang proses sosialisasi itulah pihaknya mengajak semua elemen untuk melakukan rapat terbuka di ruang parameswara setda Kota Palembang. Rapat diagendakan tentang pembukaan sosialisasi PSBB di Kota Palembang.

“Hari ini kami mengajak semua elemen masyarakat baik itu kolega, mahasiswa pemuka agama semuanya. Tentunya untuk meminta masukan terkait PSBB. Setelah itu kita ajukan ke Pemprov untuk ditambahkan apabila penerapan PSBB dengan sangksi berlangsung untuk pasal perpasal di Perwali,”paparnya

Disebutnya saat besok PSBB tentunya semua tempat mulai hanya boleh beroperasi selama lima jam saja. Akan tetapi untuk sektor Pemerintah, TNI, Polri, perbankan, pedagang sembako, pedagang makanan dan telekomunikasi boleh beroperasi seperti biasa.

“Selain sektor yang saya sebutkan tadi mereka di batasi waktu lima jam. Kalau sektor tadi mereka beroperasi seperti biasa jam kerja. Misalnya polri tentunya mereka beroperasi 24 jam seperti biasa,”pungkasnya